Ekonomi

OJK Hentikan Praktik 19 Entitas Uang Virtual

JAKARTA, SENAYANPOST.com — Meskipun belum ada korban dari aktivitas perdagangan uang virtual, namun Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetap menghentikan 19 bisnis mata uang kripto atau cryptocurrency.

“Kami sudah menghentikan 19 bisnis cryptocurrency, tapi sejauh ini tidak ada korban dari kasus tersebut,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing, Sabtu (21/4/2018).

Tobing menambahkan, cryptocurrency adalah teknologi pembuat uang digital yang menggunakan kriptografi sebagai sistem keamanannya agak tak dapat dipalsukan.

Produk cryptocurrency yang paling terkenal adalah Bitcoin. Namun, menurut Satgas Waspada Inventasi, bisnis cryptocurrency tidak memiliki legalitas.

“OJK tidak memberikan izin terhadap bisnis cryptocurrency karena tidak ada sistem regulasi dalam investasi tersebut,” terang Tongam.

Ia menambahkan perdagangan virtual currency bersifat spekulatif, sehingga memiliki risiko yang lebih tinggi.

Selain itu, beberapa entitas yang menawarkan mata uang digital bukan bertindak sebagai marketplace, tetapi memberikan janji imbal hasil tinggi apabila membeli produk mereka. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close