MusikSelebriti

Nyanyikan “Jaran Goyang” dan “Lagi Syantik” Aransemen Baru, Sibad Tuai Protes Netizen

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Asian Games 2018 telah resmi ditutup melalui serangkaian acara Closing Ceremony Asian Games 2018. Acara yang digelar pada Minggu (2/9/2018) malam itu diisi oleh penyanyi Indonesia dan Mancanegara.

Salah satu artis yang beruntung tampil di Closing Ceremony adalah pedangdut Siti Badriah.

Digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) rupanya ada yang menarik dari pertunjukan malam itu.

Pedangdut Siti Bandriah yang populer dengan hitsnya ‘Lagi Syantik’ hadir dengan aransemen berbeda.

Tak hanya itu, sebelum menyanyikan lagu yang melambungkan namanya, wanita yang biasa dipanggil Sibad itu juga menyanyikan lagu ‘Jaran Goyang’.

Lagu yang dipopulerkan oleh pedangdut Nella Kharisma itu juga disajikan oleh Sibad dengan aransemen yang berbeda dengan sedikit sentuhan musik hip-hop

Namun, alih-alih mendapat beragam pujian, aksi Sibad menyanyikan lagu Jaran Goyang justru dibandingkan dengan penyanyi aslinya, Nella Kharisma.

Hal ini seperti diketahui dari unggahan akun Twitter @netmediatama pada 2 September 2018.

‘Penampilan @SitiBadriahNS dengan Jaran Goyang nggak kalah memukau kan?

#AsianGames2018 #EnergyofAsia #ClosingCeremonyAsianGames2018,’ tulis @netmediatama.

Dalam postingan itu juga diunggah video aksi panggung Sibad di acara Closing Ceremony Asian Games 2018.

Ia tampak mengenakan setelan baju warna kuning dengan model rambut yang diikat poni.

Sibad tampak menyanyikan lagu Jaran Goyang dengan diiringi oleh sejumlah penari latar.

Dalam video itu, terekam pula sejumlah atlet yang ikut bergoyang terbawa lagu.

Unggahan video tersebut telah ditonton lebih dari 19,5 ribu kali penayangan di Twitter.

Beragam komentar pedas dan protes netizen pun bermunculan atas unggahan tersebut.

“Enakan Nella Kharisma empuknya beda,” tulis @5758sofyan.

“Suka yang original version nya…,” sambung @bdipy.

“Jadi hilang rasa dangdutnya….gk terasa lagi…dan gk bikin orang pingin goyang…seharusnya kita perkenalkan dangdut di dunia dengan penampilan original dangdut…kurang kali ini penampilannya di bandingkan penyanyi lainnya,” ujar @ucok1durian.

“Jujur ga enak, original nya lebih enak. fail~,” sambung @Afrizall12.

“Bagusan Nella Kharisma ????,” tulis @asnamaulian.

“Kenapa bukan Nella Kharisma ? ????,” timpal @rifaltegarp.

Lagu Jaran Goyang yang dinyanyikan Nella Kharisma sendiri berhasil menggoyang dan menjadi lagu nomor 1 paling favorit di Indonesia.

Lirik lagu Jaran Goyang merujuk pada mantra jaran goyang yang biasa digunakan masyarakat Osing Banyuwangi.

Bagian awal lagu tersebut menceritakan permasalahan yang sedang dihadapi oleh orang yang ditolak cintanya.

Ada dua jenis penyelesaian yang ditawarkan dalam lagu itu.

Pertama, menggunakan ‘jaran goyang’, sedangkan yang kedua dengan menggunakan ‘semar mesem’.

Lirik lagu yang sederhana, lekat dengan kebudayaan daerah menjadikan lagu ini menjadi lagu favorit di seluruh Indonesia, tidak hanya di Pulau Jawa saja.

Tak heran, banyak yang menyanyikan ulang lagu ini, seperti Via Vallen, Nassar, Trio Macan dan Siti Badriah sendiri dalam gelaran acara penutupan Asian Games 2018.

Selain mendapat mendapat komentar dan sambutan yang cukup mengecewakan dari netizen saat bernyanyi lagu Jaran Goyang.

Rupanya lagi-lagi Sibad harus menerima komentar yang cukup mengecewakan dari para netizen saat Ia membawakan tembang lagu miliknya berjudul lagi syantik.

Dalam cuplikan video yang diunggah oleh akun @netmediatama Minggu, 2 September 2018.

Sibad kembali menerima komentar dari netizen yang merasa lebih suka dengan versi aslinya.

Menurut mereka versi aransemen yang dibuat Sibad di closing ceremony asian games 2018 menjadikan lagu syantik kurang pas didengar.

Dalam video tersebut memang Sibad terlihat membawakan lagu lagi syantik dengan aransemen yang berbeda yakni dengan musik iringan DJ, yang terkesan lebih Hip hop.

Berikut beberapa komentar dari netizen:

‘Lebih enak yg versi orinya’ tulis akun @Muzt95

‘Terserah menurut ku gak enak, enakan VER aslinya Maaf’ tulis akun @Surya42553567 15h15

‘Musiknya gak enak buat joged…’ tulis akun @Zoendanesse 15h15

‘Lebih suka yg original musiknya lebih greget’ ujar akun‏ @KevinWahyudhi

‘Sangat2 sayang sekali drubah aransemennya…. padahal lagu aslinya sudah terbukti sangat hits di Indo dan di negara tetangga…..’ ujar akun @Bimasenna

‘Lebih suka yg asli sih drpd arransemen ini, didengerin di telinga sakit’ tulis akun @popcuorn

‘Ga enak’ tulis akun @miftah_fzi204

Seperti diketahui, lagu Syantik milik Badriah cukup sukses di pasaran, bahkan lagu tersebut telah dinyanyikan beberapa penyanyi mancanegara.

Sejak dirilis pada Maret 2018 lalu, lagu berjudul Lagi Syantik terus melejit.

Selain memberikan warna musik baru bagi genre dangdut, lagu ini juga juga termasuk lagu yang terbilang easy listening.

Tak hanya di wilayah Nasional, lagu yang dilantunkan Siti Badriah ini pun masuk dalam tangga lagu musik dunia dan bersaing dengan musikus dunia.

Bahkan, lagu “Lagi Syantik” berada di urutan ke-12 pada YouTube Music yang dikeluarkan Billboard beberapa waktu yang lalu.

Tentu saja, ini merupakan sejarah bagi Siti Badriah.

Pencapaian prestasi Siti Badriah pun tak berhenti cukup sampai di sini.

Melalui unggahan dalam akun Instagram pribadinya, Siti Badriah mengucapkan terima kasih atas rekor Muri yang ia dapatkan.

Penghargaan tersebut ia dapatkan untuk kategori jumlah viewers video musik dengan total 300 juta penonton dalam waktu 4 bulan.

Tentu saja ucapan syukur dan terima kasih ia tuliskan dalam captionnya tersebut.

Ia juga berharap agar kedepanya ia bisa terus berkarya dan menoreh prestasi yang lebih.

“Alhamdulillah terima kasih Ya Allah atas berkah yang berlimpah tahun ini, semoga saya bisa terus menghasilkan karya yang bisa dinikmati oleh semuanya…

Terima kasih untuk keluargaku atas doa2nya dan labelku tercinta Nagaswara dan semua tim yang sudah mendampingi selama ini love you pul

Untuk semua badriaholic & orang2 yang sayang sama Sibad dimana saja tetap selalu support dan doakan Sibad yaah,” tulis @sitibadriahh (13/8/2018).

KOMENTAR
Tags
Show More
Close