Politik

‘Nyalon’ Anggota DPD, Sumarno Mundur dari Ketua KPU DKI

JAKARTA, SENAYANPOST.com ‐ Untuk menghindari konflik kepentingan, Sumarno memutuskan mundur dari Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Keputusan itu agar ia bisa mencalonkan diri menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah dari Jakarta.

“Iya betul. Tanggal 20 April lalu saya mengajukan surat permohonan pengunduran diri kepada ketua KPU RI,” kata Sumarno saat diwawancara dengan salah satu tv swasta, Kamis (26/4).

“Saya menyampaikan kepada beliau bahwa saya berniat maju sebagai calon anggota DPD. Oleh karena itu untuk menghindari konflik kepentingan rasanya tidak elok masih jadi penyelnggara kok ikutan jadi peserta, karena itu saya harus mengundurkan diri,” lanjutnya.

Pengunduran dirinya juga untuk mematuhi aturan KPU. Sesuai Peraturan KPU (PKPU) No 14 Tahun 2018, penyelenggara pemilu yang hendak maju di pemilihan umum diwajibkan mengajukan pengunduran diri.

Sumarno mengatakan dirinya meminta kepada penyelenggara pemilu untuk mempercepat proses pengunduran dirinya. Itu agar dirinya dapat mempersiapkan lebih baik lagi pencalonan sebagai anggota DPD.

“Beliau (Ketua KPU RI) memberikan respons positif. Kemarin kalau tidak salah SK pemberhentian sudah terbit. Jadi sekarang secara resmi saya bukan penyelenggara lagi,” katanya.

Sumarno mengaku sudah menyerahkan surat dukungan ke KPU DKI siang tadi. Surat dukungan itu, menurut dia, salah satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendaftar sebagai calon anggota DPD.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close