Hukum

Novel Baswedan ‘Amankan’ Bisnis Ali Hidung?

JAKARTA, SENAYANPOST.com – KPK lagi-lagi disorot. Itu tak terlepas dari hebohnya UU KPK dan pengembalian mandat oleh pimpinan KPK ke presiden.

Namun, di tengah pro dan kontra itu, beredar tulisan yang mengulas soal Novel Baswedan di jejaring Whatsapp. Tulisan itu disebut-sebut mengutip informasi dari sumber di KPK.

Dalam tulisan itu disebutkan bahwa kerasnya perlawanan Novel Baswedan selama ini tak lepas dari misi tersembunyi.

Dari pengakuan sumber internal KPK kepada wartawan, Minggu (15/9), Novel dinyatakan tengah menjalankan misi untuk “mengamankan” sesorang yang diketahui bernama Ali Hidung, pebisnis yang mengelola semua usaha milik Riza Khalid yang dikenal sebagai The Gasoline Godfather alias “Saudagar Minyak”.

Ali Hidung, kata sumber itu, juga memiliki usaha menyelundupkan mobil mewah, salah satu konsumennya waktu itu ialah Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan keponakan Ratu Atut yang kini sudah jadi tersangka KPK.

“Puluhan mobil mewah milik Wawan disita KPK namun beberapa raib karena Ali Hidung minta bantuan NB untuk ambil mobil-mobil tersebut, sudah diaudit BPK, namun BPK diancam untuk jangan ekpose,” beber Sumber tersebut.

Itulah kenapa, salah satu Capim KPK I Nyoman Wara yang merupakan auditor BPK tak bisa lolos dalam pemilihan Capim KPK di DPR lantaran Nyoman jika terpilih memiliki program bakal melakukan audit internal terkait status barang sitaan.

Dalam praktriknya, Novel memang ditakuti oleh para politikus kotor dan pengusaha hitam. Agar kasusnya tak diangkat, rata-rata mereka menghubungi Ali Hidung, disitulah transaksi ratusan miliyar terjadi.

“Pola ini berjalan sangat rapi dan berlangsung bertahun tahun, uang NB disimpan dan dikelola Ali Hidung, oleh karenanya dia (Novel) bisa kuasai semua jaringan di KPK,” ungkap sumber.

Sebetulnya, masih kata sumber, pola dan praktik yang dilakukan oleh Novel sudah diketahui banyak pengusaha, namun merela lebih memilih untuk tutup mulut lantaran takut dan lebih memilih bermain aman agar kepentingannya tidak terganggu.

“Revisi UU KPK menjadi ancaman bagi NB karena pekerjaan dan zone nyaman dia akan terganggu,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Novel berusaha ajak para pegawai KPK untuk melakukan aksi protes dengan dalih pelemahan KPK, namun yang sebenarnya dia ingin melindungi kerajaannya dengan membonceng Wadah Pegawai KPK.

“Masih banyak pegawai KPK yang memiliki integritas dan kebanyakan menganggap NB adalah icon mereka, tapi ada banyak juga yang ingin bersaksi tentang perilaku NB namun takut,” demikian penjelasan sumber itu seperti tertulis dalam pesan WhatsApp. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close