Teknologi

Nih! Keunggulan Anterin.id Dibanding Gojek dan Grab di Indonesia

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Bisnis transportasi dalam jaringan kembali menjanjikan persaingan setelah munculnya Anterin.id untuk menandingi hegemoni Gojek dan Grab Indonesia.

Pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Anterin.id Imron Hamzah menuturkan aplikasi marketplace untuk transportasi daring itu mewadahi para mitra penyedia jasa transportasi ojek online, taksi online maupun on demand delivery dalam aplikasinya.

Menurutnya, Anterin.id menawarkan kelebihan yaitu para mitra penyedia dikenakan biaya berlangganan tanpa potongan komisi. Dengan konsep itu, ongkos yang dibayarkan penumpang seluruhnya diambil oleh mitra pengemudi.

“Saya berani klaim yang pertama, karena driver tidak dari komisi, hanya bayar biaya langganan,” katanya.

Saat ini, paparnya, biaya langganan bulanan hanya Rp150.000 per pengemudi, baik roda dua maupun roda empat, tanpa potongan komisi, sehingga kalau ada order itu semua keuntungan diberikan 100 persen untuk pengemudi.

Dengan konsep tersebut, katanya, para pengemudi dapat meningkatkan pendapatannya sekaligus mendapatkan pengguna langganan. Solusi itu sebagai upaya menyelesaikan masalah sosial pengemudi transportasi online yang sangat mengandalkan insentif.

Sebagai market place terangnya, pengguna dapat bebas memilih preferensi mitra yang diinginkan mulai dari tarif, jarak terdekat, hingga preferensi gender. Aplikasi tersebut akan memunculkan berbagai pilihan mitra yang dapat dipilih pengguna sehingga sistemnya seperti bidding atau lelang yang langsung dipilih penggunanya.

Dia memastikan mitra yang menggunakan jasanya tetap patuh terhadap Peraturan Kementerian Perhubungan (PM) 12/2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat dan PM No.118/2018 tentang Angkutan Sewa Khusus.

Anterin masih berupa perusahaan rintisan dengan pendanaan lokal, tetapi sudah memiliki 200.000 mitra pengemudi yang 90 persen di antaranya adalah pengemudi ojek online.

Menurutnya, konsep Anterin berbasis langganan sangat berbeda dengan yang diusung oleh aplikasi transportasi daring lain seperti Gojek dan Grab Indonesia yang berbasis komisi atau commision base. (AR)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close