Neraca Perdagangan Oktober Surplus 3,61 Miliar Dolar AS

Neraca Perdagangan Oktober Surplus 3,61 Miliar Dolar AS
Sejumlah truk membawa muatan peti kemas di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (17/2/2020). (ANTARA)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan RI pada Oktober 2020 surplus 3,6 miliar dolar AS, dengan nilai total ekspor 14,39 miliar dolar AS dan impor 10,78 miliar dolar AS.

"Peningkatan surplusnya cukup besar, karena terjadi penurunan yang dalam pada impor pada bulan Oktober 2020," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto saat menggelar konferensi pers virtual di Jakarta, Senin (16/11/2020).

Angka surplus pada Oktober 2020 lebih besar dibandingkan September 2020 yang 2,39 miliar dolar AS.

Setianto memaparkan nilai ekspor Indonesia pada Oktober 2020 mencapai 14,39 miliar dolar AS atau meningkat 3,09 persen dibanding ekspor September 2020 dan menurun 3,29 persen dibanding Oktober 2019.

Ekspor nonmigas Oktober 2020 mencapai 13,76 miliar dolar AS, naik 3,54 persen dibanding September 2020. Sementara jika dibanding ekspor nonmigas Oktober 2019, turun 1,84 persen.

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–Oktober 2020 mencapai 131,54 miliar dolar AS atau menurun 5,58 persen dibanding periode yang sama 2019, demikian juga ekspor nonmigas mencapai 125 miliar dolar atau menurun 3,62 persen.

Nilai impor Indonesia Oktober 2020 mencapai 10,78 miliar dolar AS atau turun 6,79 persen dibandingkan September 2020. Demikian pula dibandingkan Oktober 2019, turun 26,93 persen.

Impor nonmigas Oktober 2020 mencapai 9,70 miliar dolar AS atau turun 6,65 persen dibandingkan September 2020 dan turun 25,36 persen dibandingkan Oktober 2019.

Impor migas Oktober 2020 senilai 1,08 miliar dolar AS atau turun 8,03 persen dibandingkan September 2020. Demikian pula jika dibandingkan Oktober 2019, turun 38,54 persen.

Penurunan impor nonmigas terbesar Oktober 2020 dibandingkan September 2020 adalah golongan mesin dan perlengkapan elektrik senilai 200,9 juta dolar AS atau 11,90 persen, sedangkan peningkatan terbesar adalah golongan bijih, terak, dan abu logam senilai 36,5 juta dolar AS atau 74,28 persen.

Dengan demikian, neraca perdagangan RI sepanjang Januari-Oktober 2020 surplus 17,07 miliar dolar AS dengan nilai ekspor 131,53 miliar dolar AS dan impor 114,46 miliar dolar AS. (Ant)