Catatan dari Senayan

Negara bakal Bubar, Jokowi Ngibul?

ISU penting dalam pekan ini adalah ribut soal pernyataan dua tokoh nasional: Prabowo Subianto dan Amien Rais. Keduanya mengeluarkan pernyataan yang nadanya pesimistis. Prabowo mengkhawatirkan masa depan Indonesia. Dia menjust bahwa pada 2030 Indonesia akan bubar.

Isi pidato resmi Prabowo: “Saudara-saudara! Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih di sini. Tetapi di negara lain mereka sudah bikin kajian, dan Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030,” kata Prabowo dalam video yang diunggah akun facebook dan twitter resmi Partai Gerindra.

Yang kedua pernyataan dari mantan Ketua MPR Amien Rais. Dia bilang yang dilakukan Presiden Jokowi dengan membagi-bagi sertifkat tanah akhir-akhir ini hanya ngibul belaka. Menurut Amien, mestinya yang dibagi-bagi bukan tanah negara tapi tanah yang kini dikuasai para konglomerat.

Prabowo dan Amien bicara soal itu tanpa ada elaborasi penjelasan yang memadai, selain membuat kuping panas orang-orang sekitar Jokowi, juga mengundang keheranan orang awam. Masa sih orang sekelas Prabowo dan Amien Rais mengumbar pernyataan seperti itu. Prabowo memupus harapan rakyat, sementara Amien Rais menganggap seolah kepemimpinan Jokowi tidak ada yang benar dan bahkan ngibuli rakyat.

Pernyataan Prabowo jelas tidak rasional. Atas dasar apa Indonesia bisa bubar pada 2030? Ternyata Prabowo mengakui pernyataannya itu berdasarkam bacaan sebuah novel, “Ghost Fleet”. Nah namanya juga novel, tidak perlu ada penelitian dan dasar-dasar teorinya. Maka benar pernyatan Wakil Presiden Jusuf Kalla, bahwa pernyataan Indonesia akan bubar paaa 2030 hanyalah fiksi.

Memang dasarnya hanya dari sebuah novel yang judul lengkapnya, “A novel of the next world war, Ghost Fleet”. Penulis novel “Ghost Fleet”, PW Singer sampai menulis kicauan “There have been many unexpected twiwst and turns from this book experience, but this may take take the cake..” (Ada banyak liku dan perubahan tak terduga dari pengalaman buku ini, tapi mungkin mengambil bagiannya).

Novel Ghost Fleet memang membayangkan perang antara Amerika dengan China. Singer juga me mention rekannya yang ikut menulis novel Ghost Fleet, August Cole.
“Fiksi bukan prediksi kan?” tanya Cole.
“Tanyakan ke Jenderal Indonesia,” jawab Singer.

Walhasil pernyataan Prabowo yang maunya menguntungkan dirinya, malah kontraproduktif dan jadi bahan olok-olok. Kata anak muda sekarang, “kacian deh lo”.

Mestinya saat membuat statemen Prabowo menjelaskan bahwa menurut khayalan di sebuah novel… dan seterusnya. Sepertinya Prabowo tidak membaca utuh novel Ghost Fleet, tetapi mendapat ‘transfer’ kutipan dari orang lain. Karena jika membaca utuh, dia akan sadar bahwa itu adalah novel fiksi ilmiah yang tak ubahnya seperti Star Trek atau da Vinci Code. Dengan demikian pernyataan pesimistis dan menakutkan itu tidak ditangkap dan kemudian ditanggapi secara negatif oleh banyak orang, termasuk orang-orang dekat Jokowi.

Ihwal pernyataan Amien Rais lain lagi. Kakek yang guru besar dan ketua dewan pembina PAN itu seperti biasa suka mencerca Presiden Jokowi. Apa yang dilakukan Jokowi dinilai sebagai “ngibul” belaka dikaitkan dengan reforma agraria yang menjadi bagian dari Nawacita.

Statemen itu tak didukung data yang akurat tentang memperkuat apa arti “ngibul” di situ, kemudian terkesan Amien hanya ingin mencerca langkah-langkah Jokowi. Inilah yang membuat banyak pihak balik mencemooh Amien Rais. Seorang politisi senior yang intelektual kok mengeluarkan statemen asal seperti itu.

Nah, kita jadi bisa melihat dua tokoh itu melontarkan sesuatu yang langsung atau tidak malah memukul diri sendiri. Karena itu sebaiknya semakin tua itu semakin bijak bukan bertambah nyinyir. Kata hadits Nabi, “Qul khairan aw liyasmut” , berkatalah yang baik, atau (kalau nggak bisa) diam saja.” Dari pada “menepuk air di dulang tepercik muka sendiri.”

Salam.

KOMENTAR
Tags
Show More

One Comment

  1. Pernyataan-pernyataan yang demikian itu selalu disebarkan kpd para pengikut-pengikut mereka dan menyebar secara massif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close