nasional

Jessica Mila Pamer Foto Liburan di Pulau Padar, Perusahaan Travel Labuan Bajo Ngaku Dikomplain Klien

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:05 WIB
Rombongan Jessica Mila saat liburan di Pulau Padar tuai sorotan warganet (Instagram/merdioktav - Threads/by_feebyy)

SENAYANPOST - Pariwisata Labuan Bajo tengah jadi sorotan, usai sederetan foto liburan yang diunggah oleh artis Jessica Mila di Instagram.

Dalam unggahan di Instagram Story, Jessica Mila tampak bersama rombongan menghabiskan waktu dengan berlibur ke Pulau Padar, di antaranya bersama sang suami, Yakup Hasibuan, Merdi Octav Sahetapy dengan suaminya, Rama Sahetapy, dan lainnya.

Momen liburan itu kemudian menjadi sorotan karena sejak 7-10 Agustus 2026, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo mengeluarkan pengumuman bahwa ada pembatasan pelayaran di kawasan tersebut.

Larangan pelayaran tersebut, menurut KSOP karena berkaitan dengan cuaca buruk sesuai dengan prakiraan yang dikeluarkan oleh BMKG.

Baca Juga: Perayaan Akbar Festival Golo Koe 2025; Daya Tarik Wisata Inklusif di Mainland Labuan Bajo

Usai viral unggahan liburan Jessica Mila cs ke Pulau Padar, tak sedikit pelaku pariwisata Labuan Bajo yang berbagi cerita mendapat komplain dari klien trip karena beberapa wisata harus dibatalkan.

Salah satunya dibagikan oleh akun Threads @vincentrusmanto yang menyebut bahwa, banyak perusahaan travel yang menerima komplain dari para peserta trip.

Komplain tersebut, menurut pemilik akun karena pembatalan perjalanan ke Pulau Padar dan Komodo usai diterbitkan surat larangan berlayar.

“Semua travel company pada dikomplain tamunya yang gagal ke Padar karena ada surat edaran penutupan pelayaran Padar dan Komodo oleh Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Labuan Bajo,” tulis akun @vincentrusmanto

“Eh tiba-tiba lihat seliweran foto viralnya Jessica Mila lagi main di Padar sama keluarganya, berasa di pulau sendiri. Kami mati-matian dikomplain klien karena mereka datang ke Indonesia pengen menikmati alamnya, bayar tiket pesawat mahal dan buang waktu penerbangan puluhan jam! Siapa yang harus tanggung jawab?” lanjutnya.

Akun Threads lainnya, @by_feebyy, mengungkapkan bahwa saat ini banyak turis yang meminta refund pada travel karena gagalnya perjalanan wisata terkait penutupan pelayaran.

“Para pelaku wisata di Labuan Bajo sekarang ini lagi puyeng menghadapi tamu yang minta refund, komplain dsb karena beberapa destinasi wisata di sini ditutup dengan alasan cuaca yang buruk,” tulisnya.

“Sedih banget urus refund dan minta maaf ke tamu. Bonus enggak ada malah mereka ini bisa leluasa masuk,” tulis akun @gi_djib turut menanggapi.

Sementara menilik akun Instagram milik KSOP Labuan Bajo, curhatan serupa dari pelaku pariwisata juga bermunculan.

Halaman:

Tags

Terkini