nasional

Kecaman Paus Leo XIV atas Donald Trump, Romo Yustinus Sumantri Jelaskan Teologi Magisterium

Rabu, 29 April 2026 | 10:02 WIB

SENAYANPOST - Kecaman Pemimpin Gereja Katholik Dunia Paus Leo XIV atas Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait perang atas Iran yang menimbulkan korban jiwa dari kalangan warga sipil mendapatkan simpati dari seluruh Umat Kristiani di dunia.

Sebaliknya, pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mempertanyakan kecaman tersebut, justru mendapatkan kecaman balik dari seluruh Umat Kristiani dari seluruh penjuru dunia.

Pemimpin Paroko Santo Stefanus Surabaya Romo Yustinus Sumantri menjelaskan bahwa pernyataan Paus Leo XIV terkait iman dan moral merupakan bagian dari Teologi Magisterium dalam Gereja Katholik.

"Apa yang dikatakan Paus mengenai Iman dan Moral, tidak salah, karena merupakan sabda Tuhan. Ini adalah teologi magisterium. Iman perlu diungkapkan dan diwujudkan. Perwujudan Iman adakah kerjasmaa, kejujuran dan kehidupan bersama," jelasnya dalam Dialog Lintas Agama yang di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur pada Selasa 28 April 2026.

Ditegaskannya, bahwa kecaman Paus Leo XIV atas Donald Trump sama sekali tidak salah, karena sesuai dengan misi ajaran kemanusiaan dalam Gereja Katholik.

"Apa yang dikatakan Paus terkait Iman dan Moral, tidak salah. Sekarang ini, Paus Leo XIV bentrok dengan Trump, mengutuk perang dan pembunuhan atas Iran. Paus Leo XIV mengatakan kepada Trump, doa-doamu tidak diterima oleh Tuhan," ungkapnya.

Sejak awal April 2026, Presiden AS Donald Trump terlibat perselisihan terbuka dengan Paus Leo XIV terkait perang atas Iran. Paus Leo XIV mengkritik serangan militer AS atas Iran sebagai hal yang tak bisa diterima, sementara Trump menyebut Paus Leo XIV terlalu liberal dan kebijakannya buruk. Paus Leo XIV menegaskan tidak takut dan menolak berdebat dengan Donald Trump.

Diketahui, Paus Leo XIV adalah Pemimpin Gereja Katholik Tahta Vatikan ke-267 adalah paus pertama dari Amerika Serikat yang lahir pada tahun 1955 serta dikenal sebagai penerus Paus Fransiskus I yang mengedepankan dialog dan kemanusiaan. 

Tags

Terkini