Politik

Nasib PAN di Koalisi, Surya Paloh: Yang Paling Tahu Presiden

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Ketidakikutsertaan PAN dalam pertemuan sekjen partai koalisi Jokowi-Jusuf Kalla di Kantor Setkab pada Senin (7/5/2018), memicu spekulasi PAN sudah tak dianggap bagian koalisi pemerintah.

Merespons hal itu, Ketum Partai NasDem Surya Paloh menilai, yang paling tahu nasib PAN di koalisi hanya Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kalau itu, yang paling tahu adalah Presiden sebagai pemimpin pemerintahan yang juga merangkum dan menempatkan seluruh partai koalisi pendukungnya,” kata Surya Paloh usai menghadiri Rakorwil Nasdem Sumatera Utara, di Medan, pada Selasa (8/5/2018).

Surya Paloh tidak ingin terlalu jauh mengomentari sikap PAN yang kini menjadi tidak jelas jelang pemilu 2019. Dia menilai, setiap partai punya cara sendiri dalam menentukan keputusan politik.

“Ah, kita kan harus hargai juga, model-model sikap kan enggak semua harus sama. Katakanlah itu uji coba bagaimana memperkenalkan, metode pendekatan, dan gaya approach institusi parpol,” tuturnya.

PAN memang masih berada dalam kabinet koalisi pemerintahan Jokowi-JK, setelah memutuskan bergabung pada bulan September 2015 silam. Atas sikap itu, PAN diberi satu kursi menteri dari yang dijanjikan dua kursi.

Namun, mereka belum menentukan sikap, jelang Pemilu Presiden 2019 nantinya, saat parpol koalisi lain sudah sepakat dukung Jokowi di periode dua.

Sebelumnya, Sekjen PAN, Eddy Sopearno mengatakan partainya tidak menerima undangan dalam pertemuan Sekjen itu. Sementara terkait Pilpres 2019, partainya baru akan mengambil keputusan politik usai Rakernas (rapat kerja nasional) 2018.

“Mudah-mudahan Rakernas bisa kita tuntaskan agar arah Pilpres 2019 kita bisa diketahui publik,” ujarnya ketika ditemui di Gedung DPR, Kompleks Parlemen.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close