Napoleon Ancam Buka-Bukaan Kasus Djoktjan, DPR: Jangan Asal Fitnah

Napoleon Ancam Buka-Bukaan Kasus Djoktjan, DPR: Jangan Asal Fitnah

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Tersangka kasus dugaan perkara penghapusan red notice Djoko Tjandra (Djoktjan) sekaligus polisi aktif Irjen Napoleon Bonaparte menyatakan siap buka-bukaan siapa saja pihak yang terlibat dalam kasus ini.

Anggota Komisi III DPR, Wihadi Wiyanto mendukung Irjen Napoleon agar segera membongkar pihak-pihak yang terlibat termasuk jika ada keterlibatan pihak NCB dalam kasus Djoko Tjandra tersebut.

"Saya kira, harus dibuka semuanya dan kita semua memang menginginkan kasus ini terang benderang meskipun ada dugaan melibatkan polisi," kata Wihadi, Sabtu (17/10/2020).

Politisi Gerindra ini mengingatkan jenderal bintang dua ini jika membongkar kasus yang sedang dihadapi itu tidak asal menyebut dan apalagi memfitnah.

"Dalam membongkar kasus ini tidak ada fitnah siapapun sehingga masyarakat tahu siapa saja yang terlibat," tegas Anggota MKD DPR ini.

Seperti diketahui, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan telah selesai melakukan proses administrasi alat bukti dari para tersangka dalam perkara dugaan penghapusan red notice Djoko Tjandra. Para tersangka siap disidang.

Salah satu tersangka, Irjen Napoleon Bonaparte, sempat menanggapi pertanyaan awak media yang mencecarnya terkait kesiapan menjalani sidang. Napoleon menyebut akan ada waktu untuk membuka semua perkara ini. "Ada waktunya, ada tanggal mainnya, kita buka semuanya nanti," kata Napoleon.

Namun, Napoleon tidak menyebutkan siapa saja yang terlibat dalam kasus Tjoko Tjandra tersebut.