Hukum

Napi di 44 Lapas Kendalikan Peredaran Narkoba

MEDAN, SENAYANPOST.com — Narapidana di 44 lembaga pemasyarakatan (lapas) mengendalikan peredaran narkoba di Indonesia.

“Para napi di 44 Lapas itu masih bisa mengendalikan peredaran narkoba di luar,” kata Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Arman Depari, di Deli Serdang, Rabu (11/12/2019).

Ia menambahkan, pada tahun 2017 ada 20-29 lapas yang teridentifikasi terkait dengan peredaran narkoba.

“Tetapi laporan terakhir, ada 44 lapas,” kata Arman Depari.

Arman mengaku telah menyampaikan kepada pihak lapas tentang napi di lapas yang mengendalikan peredaran narkoba di luar.

Ia pun mempertanyakan upaya lapas dalam mengurangi peredaran narkoba tersebut.

“Berarti ada peningkatan, ada kenaikan dan oleh sebab itu menjadi pertanyaan kita. Apa yang sudah dilakukan (lapas) karena selama ini kami belum menerima feedback tentang upaya dari lapas untuk mengurangi peredaran narkoba yang dikendalikan napi binaan lapas,” terang Arman.

Menurut Arman, Sumut merupakan daerah dengan pengguna narkoba terbesar nomor dua di Indonesia. Narkoba jenis sabu-sabu yang diungkap di wilayah Sumut mayoritas melibatkan jaringan narkoba internasional.

“Jadi tetap sama, pemasoknya dari Malaysia sindikat internasional, dari Malaysia kepada sindikat lokal dari Indonesia. Medan salah satu gudang yang terbanyak narkoba untuk dikirim ke wilayah-wilayah di Indonesia,” paparnya. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close