Naik Rp19 Ribu per Gram, Harga Emas Antam Capai Rp1.048.000

Naik Rp19 Ribu per Gram, Harga Emas Antam Capai Rp1.048.000

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam kembali naik mencetak rekor termahal sepanjang sejarah.

Kenaikan tersebut mengikuti harga emas dunia yang mencetak rekor dan menembus US$ 2.000/troy ons.

Berdasarkan data dari situs logammulia.com harga emas batangan 1 gram hari ini dibanderol Rp 1.048.000/batang naik Rp 19.000 atau 1,85% dibandingkan harga kemarin.

Sementara itu harga emas batangan 100 gram hari ini dibanderol Rp 99.012.000/batang atau Rp 990.120/gram.

Harga emas Antam berkali-kali mencetak rekor termahal sejak bulan Juli, mengikuti pergerakan harga emas dunia. Bahkan tidak menutup kemungkinan harganya masih dalam tren menanjak sebabnya harga emas dunia pagi ini kembali melesat tinggi, bahkan banyak analis yang meramal akan jauh lebih tinggi.

Kemarin harga emas dunia mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah US$ 2.019,5/troy ons. Rekor tersebut mempengaruhi harga emas Antam pada perdagangan hari ini.

Tetapi, kurang dari 24 jam, rekor baru sudah tercipta. Pagi tadi emas dunia melesat naik ke US$ 2.030,72/troy ons, sebelum terkoreksi turun akibat aksi ambil untung (profit taking).

Kemungkinan digelontorkannya stimulus fiskal tambahan di Amerika Serikat, guna membangkitkan perekonomian yang mengalami resesi akibat pandemi penyakit virus corona (Covid-19).

Stimulus tambahan tersebut artinya perekonomian akan kembali dibanjiri likuiditas, sehingga muncul risiko inflasi yang menjadi “bahan bakar” emas untuk terus melesat.

Selain itu, indeks dolar AS yang kembali melemah kembali memicu akselerasi kenaikan harga emas. Ambrolnya indeks dolar ke level terendah 2 tahun menjadi pemicu harga emas mencetak rekor tertinggi sejak pekan lalu.

Agustus merupakan bulan yang bersahabat bagi emas dunia dalam 10 tahun terakhir. Berdasarkan data Refinitiv, emas membukukan penguatan di 8 bulan Agustus, dan hanya 2 kali melemah. Pada Agustus 2011, emas bahkan melesat lebih dari 12%.

Tidak hanya itu, saat periode kejatuhan harga emas tahun 2012 sampai 2015, di bulan Agustus logam mulia ini juga mencatat kinerja positif.

Melihat tren tersebut, ada peluang emas dunia masih akan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, dan tentunya mempengaruhi harga emas Antam.

Rekor termahal emas Antam kemungkinan akan kembali tercipta, meski terkadang harga emas Antam tidak mengikuti harga emas dunia, sebab ada faktor lain yang mempengaruhi harganya seperti kurs rupiah dan supply-demand. (Jo)