MUI Minta Pemerintah Bebaskan Masyarakat Bawah dari Tagihan Listrik dan Air

MUI Minta Pemerintah Bebaskan Masyarakat Bawah dari Tagihan Listrik dan Air

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen)  Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, meminta pemerintah membebaskan masyarakat lapisan bawah dari penagihan tarif listrik dan air.

Permintaan itu tertuang dalam surat imbauan dengan nomor Kep-1639/DP MUI/IX/2020 setelah mencermati dan mempelajari tentang perkembangan peningkatan angka kasus Covid-19 secara nasional.

"(MUI meminta pemerintah-red) membebaskan masyarakat lapis bawah dari penagihan tarif listrik dan air untuk beberapa bulan ke depan, agar kita dapat meningkatkan dan atau mempertahankan daya belinya," begitu petikan imbauan yang disampaikan Sekjen MUI, Anwar Abbas, Jumat (11/9/2020).

Bukan hanya itu, ia menambahkan, melihat masih tren peningkatan kasus Covid-19 yang kian meninggi, MUI juga mengimbau pemerintah untuk membuat aturan berikut sanksi yang tegas pagi semua pihak yang kedapatan melanggar protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

"MUI mengimbau pemerintah untuk membuat peraturan yang mengatur tentang masalah seputar Covid-19 berikut dengan sanksi-sanksinya," tulis bagian lain dari surat tersebut. (Jo)