Nasional

MUI Kedepankan Dialog Selesaikan Masalah Masjid di Jayapura

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua menggelar pertemuan dengan Persekutuan Gereja-Gereja di Kabupaten Jayapura (PGGJ) untuk menyelesaikan masalah penolakan pembangunan Masjid Al Aqsa.

Ketua Umum MUI Papua Saiful Islam Al-Payage mengatakan, pertemuan yang berlangsung pada Minggu (18/3) diikuti beberapa organisasi kemasyarakatan Islam di Papua.

Dari pertemuan itu telah disepakati masalah pembangunan masjid di Jayapura akan diselesaikan lewat jalur dialog.

“Penyelesaian masalah menara Masjid Agung Al-Aqsha dilakukan dengan dialog dan cara-cara damai,” kata Saiful dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/3/2018).

Saiful mengatakan, MUI Papua dan Ormas Islam sudah sepakat pembangunan menara Masjid Al-Aqsha Jayapura akan memperhatikan aturan-aturan yang berlaku.

“Memperihatikan azas hukum positif, adat, dan norma agama yang berlaku,” sebutnya.

Meski demikian, MUI Papua menyayangkan adanya surat yang melampirkan delapan poin penolakan dari PGGJ, termasuk soal pembangunan masjid. Surat itu dianggap dapat mengganggu kerukunan umat beribadah.

MUI Papua juga meminta Pemerintah Provinsi Papua cepat bertindak. Peran pemerintah dirasa perlu untuk meredam potensi gangguan antarumat beragama.

Lebih lanjut Saiful menegaskan, umat Islam di Papua tetap berkomitmen untuk menjaga kerukunan yang terbina di sana.

“Umat Islam di Tanah Papua akan tetap berkomitmen untuk menjaga wilayah Kabupaten Jayapura sebagai zona integritas kerukunan yang telah dicanangkan pada tahun 2016 dan Tanah Papua Damai pada 2002,” ujar Saiful.

KOMENTAR
Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close