Ekonomi

MRT Sukses Uji Coba Jalur Bawah Tanah

JAKARTA, SENAYANPOST.com – MRT Jakarta rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) sepanjang 16 kilometer (km) terus melakukan uji coba sebelum beroperasi penuh pada Maret 2019.

Kamis, 9 Agustus lalu, kendaraan moda transportasi Mass Rapid Transit (MRT) ini mulai diuji coba penuh untuk melintas jalur dengan area pengetesan mulai dari Depo Lebak Bulus hingga Stasiun Bundaran Hotel Indonesia. Di uji coba ini, untuk pertama kalinya kereta MRT melewati jalur bawah tanah.

Dalam video yang dilihat kumparan, kereta MRT dengan kecepatan rendah melaju melewati terowangan bawah menuju jalur layang terbuka ke arah Depo Lebak Bulus.

“Uji coba persinyalan (System Acceptance Test) MRT Jakarta sudah sampai Stasiun Bundaran HI (stasiun bawah tanah). Ini adalah pemandangan dari dalam kereta di area transisi menuju Depo Lebak Bulus,” tulis keterangan MRT Jakarta, Rabu (22/8).

MRT Jakarta menjelaskan pekerjaan konstruksi fase I sudah mencapai 95,33 persen, dengan rincian perkembangan jalur layang sepanjang 10 km sebesar 93,42 persen dan jalur bawah tanah sepanjang 6 km sebesar 97,26 persen.

Proses uji coba akan terus dilakukan untuk memastikan operasional kereta bisa berjalan normal sebelum diresmikan.

“Tes-tes ini diperlukan untuk memastikan tidak ada kendala dan kereta aman ketika dioperasikan,” ujarnya.

MRT Jakarta fase I memiliki 13 stasiun pemberhentian, di antaranya sebanyak 6 stasiun berada di bawah tanah (underground) dan 7 stasiun di jalur layang (elevated).

Nama-nama stasiun MRT Jakarta fase I, antara lain Stasiun Lebak Bulus-Stasiun Fatmawati-Stasiun Cipete Raya-Stasiun Haji Nawi-Stasiun Pasar Blok A-Stasiun Blok M-Stasiun Sisingamangaraja-Stasiun Bundaran Senayan-Stasiun Gelora Bung Karno-Stasiun Benhil-Stasiun Setiabudi-Stasiun Dukuh Atas-Stasiun Bundaran HI.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close