Politik

MPR Sepakati Pelantikan Presiden Pukul 14.30

JAKARTA, SENAYANPOS.com – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan jika Pimpinan MPR RI sepakat pelantikan Presiden dan Wapres terpilih dilakukan pada Minggu (20/10/2019) pukul 14.30 WIB diajukan dari sebelumnya pukul 16.00 WIB.

Selain itu MPR RI dalam rapat gabungan in telah menyelesaikan penetapan komposisi pimpinan di Alat Kelengkapan MPR RI, serta penetapan Komisi Kajian Ketatanegaraan sebagai unsur pendukung MPR RI dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Penetapan pembagian tugas Pimpinan MPR RI, Alat Kelengkapan MPR RI, serta Komisi Kajian Ketatanegaraan secara musyawarah mufakat merupakan terobosan baru dalam pengambilan keputusan di lembaga legislatif perwakilan rakyat. Ini semakin membuktikan dan menguatkan argumen bahwa sesungguhnya di MPR RI hanya ada satu Fraksi, yakni Fraksi Merah Putih,” kata Bamsoet dalam Rapat Gabungan Pimpinan MPR RI dengan Pimpinan Fraksi dan Kelompok DPD, di Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Senin (14/10/19).

Hadir para Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah (F-PDI Perjuangan), Ahmad Muzani (F-Gerindra), Lestari Moerdijat (F-NasDem), Jazilul Fuwaid (F-PKB), Syarief Hasan (F-Demokrat), Hidayat Nur Wahid (F-PKS), Zulkifli Hasan (F-PAN), Arsul Sani (F-PPP), dan Fadel Muhammad (Kelompok DPD) RI.

Komisi Kajian Ketatanegaraan terdiri dari 45 orang pakar dari berbagai bidang. Seperti ahli hukum tata negara, sosial budaya, ekonomi, hingga hubungan internasional. Merekka akan memberikan masukan terkait dengan pengkajian sistem ketatanegaraan dari berbagai sudut pandang keilmuan kepada MPR RI.

Tugas lainnya mengkaji dan merumuskan pokok pikiran yang berkaitan dengan dinamika masyarakat tentang sosialisasi 4 Pilar MPR RI; Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunghal Ika. Serta merumuskan pokok pikiran tentang pelaksanaan Ketetapan MPR RI No.I/MPR/2003 tentang Peninjauan Materi dan Status Hukum Ketetapan MPRS dan Ketetapan MPR RI dari tahun 1960 hingga 2002,” jelas Bamsoet.

Sementara itu nama-nama yang akan mengisi jabatan pimpinan maupun anggota di Alat Kelengkapan MPR RI, mulai dari Badan Sosialisasi, Badan Pengkajian, dan Badan Penganggaran, maupun Komisi Kajian Ketatanegaraan akan diusulkan masing-masing fraksi dan kelompok DPD kepada Sekretariat Jenderal MPR RI. Mekanisme penunjukannya diserahkan kepada kebijakan internal masing-masing fraksi dan kelompok DPD MPR RI.

Alat Kelengkapan MPR RI terdiri dari Badan Sosialisasi yang diketuai F-Gerindra, dengan Wakil Ketua dari F-NasDem, F-PPP, F-PAN, dan Ketua Kelompok DPD. Badan Pengkajian diketuai F-PDI Perjuangan, dengan Wakil Ketua dari F-Golkar, F-Demokrat, F-PKS, dan Kelompok DPD. Badan Penganggaran diketuai F-Golkar, dengan Wakil Ketua dari F-PDI Perjuangan, F-Gerindra, F-PKB dan Kelompok DPD.

Sedangkan Komisi Kajian Ketatanegaraan, diserahkan pada mekanisme pemilihan pimpinannya kepada Pimpinan MPR RI.

Dan, khusus MPR RI memastikan pelantikan Presiden – Wakil Presiden terpilih 2019 akan dilaksanakan pada Minggu (20/2019) Pukul 14.30 WIB. Para anggota MPR RI maupun tamu undangan diharapkan sudah mulai hadir satu jam sebelum acara pelantikan dimulai.

Selain itu, Bamsoet berharap kebesaran hati para mahasiswa maupun masyarakat yang ingin berdemo di acara pelantikan, bisa mengatur ulang demonstrasinya ke lain waktu. Sehingga proses pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan presiden-wakil presiden bisa berjalan dengan khidmat.

“Pelantikan ini menyangkut nama baik bangsa di mata dunia,” pungkasnya. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close