MPR Minta KAHMI Menjadi Pelopor Persatuan

MPR Minta KAHMI Menjadi Pelopor Persatuan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan sebagai negara yang berdasarkan Pancasila, MPR mengajak semua untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup berbangsa dan bernegara. Untuk itu, KAHMI diharapkan menjadi pelopor persatuan bangsa.

“Perilaku yang ber-Pancasila adalah perilaku yang disinari cahaya illahi. Sehingga dalam mengamalkan Pancasila, akan melahirkan perbuatan yang memanusiakan manusia dan memperkuat persatuan. KAHMI harus berperan di sini,” tegas Zulkifli Hasan di acara simposium HUT KAHMI di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Sebab, kata Ketum PAN itu, sejak tahun 1945 bangsa Indonesia sudah memiliki gagasan maju ke depan. Soekarno, Hatta, dan para cendekiawan lainnya sudah memikirkan demokrasi, keadilan, kemanusiaan, kesejahteraan, dan peradaban bangsa.

“Pikiran para pendiri bangsa itu semua termuat dalam dasar negara dan konstitusi, Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. Sementara bangsa lain masih menyusul 20 tahun kemudian,” ujarnya bangga.

Padahal lanjut Zulkifli, para cendekiawan itu berbeda asal-usul, agama, suku, aliran politik dan seterusnya. Namun, tetap bersatu dan memberi keteladanan yakni persatuan. “Kasimo dan M. Natsir misalnya berbeda agama dan partai politik, tapi mereka tetap bersahabat, bersatu untuk Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga

Sejauh itu menurut Zulkifli, Indonesia merdeka ini mempunyai tujuan bersatu, berdaulat, menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat. “Dan, pileg dan pilpres ini sebagai salah satu jalan untuk mewujudkan tujuan itu,” tutur Zulkifli lagi.

Karena itu dia menyayangkan jika pemilu 2019 ini bertentangan dengan cita-cita dan tujuan Indonesia merdeka tersebut. “Jadi, sangat memprihatinkan kalau pemilu 2019 ini justru akan membuat perpecahan sesama anak bangsa,” pungkasnya.