Politik

Moeldoko Tegaskan Debat Pilpres Esensinya Gagasan, Bukan Bahasa

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan esensi dari debat capres-cawapres dalam Pilpres adalah pemahaman masyarakat terhadap ide para calon, bukan bahasanya.

Pernyataan itu ia sampaikan untuk merespon kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang mengusulkan debat dalam bahasa Inggris dan memperpanjang durasi debat hingga 60 menit.

“Saya hanya ingin mengatakan di dalam debat itu esensinya gagasan. Nah, gagasannya bukan dilihat dari bahasanya atau panjang pendeknya berbicara,” kata Moeldoko di Jakarta, Sabtu (15/9).

Moeldoko mengatakan kandidat capres-cawapres yang telah memiliki gagasan dan program yang jelas dipastikan tak akan tergantung oleh durasi waktu saat menyampaikannya kepada masyarakat

Hal yang terpenting, masyarakat dapat memahami subtansi gagasan para capres-cawapres ketimbang memikirkan hal lain yang dirasa tak diperlukan.

“Kalau orang memberi gagasan yang sudah ada di pikiran-pikirannya pasti tidak tergantung oleh waktu. Yang penting adalah sebuah esensinya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Moeldoko menyerahkan kepada KPU untuk mengatur dengan baik format debat capres-cawapres di Pilpres kali ini.

Moeldoko bilang pihaknya belum memikirkan lebih lanjut soal usulan debat Pilpres dari kubu Prabowo-Sandiaga tersebut.

“Nanti dulu, nanti ada kajian tentang itu,” ujar dia.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close