Mobil Terbang Dipastikan Mulai Melayang pada 2028

Mobil Terbang Dipastikan Mulai Melayang pada 2028
Ilustrasi mobil terbang

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Jaiwon Shin, Kepala Divisi Mobilitas Udara Perkotaan Hyundai Motor, mengungkapkan, pihaknya akan mempercepat pengembangan mobil terbang Urban Air Mobility (UAM) bekerja sama dengan Incheon International Airport Corp (IIAC), Hyundai Engineering & Construction Co dan KT Corp. 

Menurutnya, kendaraan terbang yang tengah dikembangkan ini dapat beroperasi pada 2028.

"Luas dan dalamnya kemitraan ini menunjukkan keperluan membangun ekosistem UAM yang komprehensif dalam melayani transportasi kota-kota besar seperti Seoul," jelas Jaiwon Shin, seperti yang dikutip dari Carscoops, Jumat (25/9/2020). 

Ia menambahkan, membangun infrastruktur yang kuat dan model bisnis sama pentingnya dengan mengembangkan kendaraan UAM yang inovatif.

"Kemitraan ini menunjukkan komitmen Hyundai untuk memfasilitasi kemajuan umat manusia dengan mengantarkan era baru mobilitas udara perkotaan yang akan merevolusi transportasi," lanjutnya.

Pengembangan teknologi mobil terbang memang terus digarap beberapa produsen otomotif. Selain Hyundai, sebelumnya ada General Motors yang menjajaki pasar mobil terbang atau taksi udara sebagai bagian dari kendaraan masa depan.

Chief Executive Officer General Motors, Mary Barra mengatakan bahwa pengembangan mobil terbang sesuai pengembangan mobil listrik dan baterai listrik saat ini.

Adapun spesifikasi mobil terbang yang dikembangkan General Motors adalah pesawat yang dapat lepas landas dan mendarat secara vertikal (VTOL). Kendaraan ini menggunakan motor listrik sebagai pengganti mesin jet. (Jo)