Miss Indonesia 2006 Kristania Virginia Besouw Jadi Tentara AS, Ini Kisahnya

Miss Indonesia 2006 Kristania Virginia Besouw Jadi Tentara AS, Ini Kisahnya
Kristania Virginia Besouw

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Miss Indonesia 2006 Kristania Virginia Besouw atau akrab disapa Kristy ternyata diketahui sudah menetap di Amerika Serikat. Dan Kristy pun kini menjadi tentara sekaligus perawat di AS.

Kristy menikah pada 2007 dengan James Hall, seorang pria lulusan kedokteran dari sebuah universitas di Filipina. Dia dan sang suami saat ini tinggal di Colby, Kansas, Amerika Serikat.

Bagaimana Kristania Virginia Besouw Bisa Jadi Tentara AS?

Melansir detikcom, Kristy meninggalkan Indonesia untuk terbang ke Los Angeles, Amerika Serikat, setahun setelah kemenangannya sebagai Miss Indonesia 2006. 

Pada 2007, dia berangkat ke AS dengan turis visa, menyusul mamanya yang sudah lebih dulu tinggal di Negeri Paman Sam.

"Tujuannya memang untuk mulai hidup baru. Aku suka berpetualang, look for new opportunities and learn about life in general. Waktu itu mama sudah duluan tinggal di USA, jadi aku nggak susah ambil keputusannya," katanya, Jumat (20/11/2020).

Setelah tinggal di Los Angeles, Kristy mengubah visa turisnya menjadi visa pelajar. Dia meninggalkan studinya di jurusan ekonomi Universitas Sam Ratulangi untuk kuliah jurusan keperawatan. 

Setelah dua tahun di Los Angeles, wanita kelahiran 7 Mei 1985 itu memutuskan pindah menetap di Kansas, Amerika Serikat karena biaya sekolah di kota tersebut lebih murah.

Kristy pun berhasil menyelesaikan studinya di jurusan keperawatan. Namun setelah meraih gelar Associate Degree in Nursing, dia tidak lulus untuk mendapatkan sertifikasi sebagai perawat.

"Buat aku dulu itu tesnya susah banget. Hambatan bahasa juga dan memang tesnya susah," katanya.

Kristania Virginia Besouw yang kini menjadi tentara wanita dan perawat di Amerika SerikatKristania Virginia Besouw yang kini menjadi tentara wanita di Amerika Serikat. Foto: Dok. pribadi Kristania Virginia Besouw.

Saat mencoba meraih sertifikasi sebagai perawat ini, Kristy tertarik mendaftar sebagai bagian dari tentara Amerika Serikat. Wanita 35 tahun itu mendaftar progam Military Accessions Vital to the National Interest (MAVNI) pada 2014. Dia mendaftar dengan visa pelajar yang saat itu dimilikinya.

"Prosesnya panjang, awal background checknya aja aku tunggu delapan bulan. Terus ke Basic Trainingnya 10 minggu (Start Oktober 2014). Susah banget karena waktu itu aku masuk umur 28 tahun, sementara majority calon prajurit yang lain berusia 19-24 tahun, tapi ada juga beberapa yang lebih tua (batas masuk Army umur 34 tahun). Tapi lulus juga, Alhamdulillah," kenang Kristania Virginia Besouw.

Saat menjalani pelatihan menjadi tentara Amerika Serikat diakui Kristy tidaklah mudah. Dia merasa kesusahan menjalani tes fisik. Namun dengan tekad bulat, dia berhasil menyelesaikan latihan militer tersebut. Setelah selesai Basic Training, anak kedua dari tiga bersaudara itu langsung ditempatkan di Texas, Amerika Serikat selama empat tahun.

"Aku di Army sebagai Licenced Vocational Nurse, kerja di rumah sakit. Dalam empat tahun itu aku di promosi ke pangkat E-5 (Sergeant)," ujarnya.

Saat mendapat kesempatan menjadi perawat tentara Amerika Serikat ini, Kristy belajar dengan keras. Dia ingin mendapatkan sertifikasi sebagai perawat.

"Akhirnya lulus licensing buat Registered Nurse, lalu aku ambil kelas online, dibayarin Army, terus dapat Bachelor of Science in Nursing (BSN). Pas lulus BSN, aku selesai kontrak dengan Army," jelas wanita yang merupakan Miss Indonesia pertama itu.

Setelah lulus menjalani latihan sebagai tentara Amerika Serikat dan meraih gelar Bachelor of Science in Nursing, Kristy tinggal di Houston, Texas, bersama suaminya. 

"Statusku sekarang di Army is Individual Ready Reseve (IRR), dimana aku lepas tugas, tapi dalam empat tahun ini, sampai Oktober 2022, aku bisa dipanggil jadi aktif duty kalau mereka perlu soldiers," tambah Kristania Virginia Besouw.

Kristania Virginia Besouw yang kini menjadi tentara wanita dan perawat di Amerika SerikatKristania Virginia Besouw yang kini menjadi tentara wanita dan perawat di Amerika Serikat. Foto: Dok. pribadi Kristania Virginia Besouw.

Kristania Virginia Besouw mengaku sudah lama tertarik menjadi tentara wanita. Baginya profesi tersebut bisa membuktikan pada dirinya sendiri bahwa wanita yang dianggap cantik dan pintar, bisa juga menjadi kuat dan teguh. Bahkan saat menjadi tentara Amerika Serikat, Kristy yang kini sudah menjadi warga negara Paman Sam itu juga berprestasi.
 
"Sapat medals: The Army Commendation Medal, The Good Conduct Medal, The Army Achievement Medal. Aku juga dapat badge Expert Shooter, artinya ya lumayan jago nembak," ujarnya.

Sedangkan pekerjaan sebagai perawat, dia tertarik karena ingin membantu sesama terutama orang yang sakit. Baginya profesi perawat yang saat ini dijalaninya sangat berarti.

"Menjadi perawat bukan hanya memberi obat saja tapi kita menjadi mata dan telinga pasien kita. Kita yang monitor pasien 7 hari 24 jam. Di Indonesia keperawatan mungkin tidak seperti di USA. Di sini profesi perawat sangat dihargai. Sekolahnya juga bisa sampai Doctorate of Nursing dan bekerja berdampingan dengan dokter-dokter dan profesi lainnya," tambah Kristania Virginia Besouw yang akrab disapa Kristy.

Bagi Kristy, bekerja menjadi perawat adalah panggilan hati nuraninya. Katanya, bisa saja dia hidup mudah di Indonesia setelah meraih gelar Miss Indonesia 2006. Namun bukan kemudahan itu yang diinginkannya dalam menjalani hidup.

"There is more to life than just looking pretty and being popular. Kita harus menggunakan kemampuan diri kita untuk berpartisipasi dan melayani sesama tanpa memandang latar belakang.Semoga bisa memotivasi anak-anak muda untuk bekerja keras dan menggapai cita-cita dan bisa partisipasi buat masyarakat," tutup Kristania Virginia Besouw yang kini bekerja sebagai perawat ICU dan kerap menangani kasus pasien COVID-19 di Texas Medical Center itu.