Tak Berkategori

Minimal Rp10 Miliar Masuk ke Kantong Petani Bawang Merah

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Para petani bawang merah di Dusun Nawungan I dan II, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan mengantongi keuntungan sedikitnya Rp10 miliar.

Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Imogiri Muslih Sawiji di Bantul, Sabtu, mengatakan, keuntungan Rp10 miliar itu dihitung dari penjualan bawang merah hasil panen dikurangi biaya beli benih, biaya tanam, dan perawatan hingga panen.

Ia mengatakan, pembelian benih bawang merah untuk areal seluas 105 hektare mencapai Rp3 miliar, sedangkan biaya tanam dan perawatan serta pengairan diperkirakan mencapai Rp1 miliar. “Panen di lahan seluas 105 hektare ini sudah dibeli dengan nilai Rp16 miliar,” katanya.

Dengan demikian, jelasnya, jika ditotal biaya budi daya bawang merah seluas 105 hektare mulai dari benih hingga panen kurang lebih dua bulan mencapai Rp4 miliar, sementara bawang hasil panen dibeli sekitar Rp16 miliar.

Diakui, benih bawang merah yang ditanam ini sebagian didatangkan dari Brebes, Jawa Tengah, karena pasokan di daerah sendiri tidak mencukupi.

Ia menjelaskan, keuntungan penjualan panen bawang merah kelompok tani di Nawungan Selopamioro ini tidak lepas dari hasil panenan pada musim ini yang berkualitas. Hal ini disebabkan petani Nawungan menerapkan pertanian organik.

Produktivitas panen bawang merah di Nawungan rata-rata sekitar 12 ton per hektare

Ia menjelaskan, total petani bawang merah di Nawungan I dan Nawungan II Desa Selopamioro sebanyak 450 orang yang sebagian sudah menerapkan pertanian organik atau menggunakan pupuk kandang untuk hasil dan kualitas maksimal. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close