Hukum

Merasa Direkayasa KPK, Mantan Bos Lippo Cikarang Minta Perlindungan Jokowi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Bartholomeus Toto menggangap penahanan dirinya dalam kasus dugaan suap proyek Meikarta adalah sebuah rekayasa dan kesewenang-wenangan, karena itu dirinya meminta perlindungan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya sebagai anak bangsa, saya memohon perlindungan Pak Jokowi terhadap kesewenang-wenangan yang saya alami,” kata Toto, yang kini berstatu sebagai tersangka, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Ia juga berharap kepada pimpinan KPK mendatang, tidak melakukan lagi kesewenang-wenangan dan rekayasa kasus seperti yang dilakukan pimpinan KPK saat ini.

“Dan saya berharap, ke depan kepada Pimpinan Pak Firli, tak ada lagi rekayasa-rekayasa yang seperti saya alami saat ini,” lanjut dia.

KPK pada hari ini memperpanjang penahanan Bartholomeus Toto hingga 40 hari ke depan untuk kepentingan mengusut dugaan suap terkait perizinan proyek Meikarta. Perpanjangan penahanan dihitung sejak 10 Desember 2019 mendatang.

Selain menyebut nama Presiden Jokowi dan Ketua KPK yang baru yakni Firli Bahuri, Toto juga menyinggung laporannya ke Polrestabes Bandung. Sebelumnya ia melaporkan mantan anak buahnya, Edi Dwi Soesianto atas tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik.

Pelaporan hukum itu terkait dengan kesaksian Edi di persidangan kasus dugaan korupsi Meikarta di Pengadilan Tipikor Bandung.

“Kepada pihak Polrestabes, saya ucapkan terima kasih sudah memproses laporan saya. Saya mengetuk hati nurani jaksa dan hakim agar menangani kasus saya seadil-adilnya dan sebenar-benarnya,” ucap Toto lagi.

Bukan hanya itu, Toto telah pula melayangkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Berdasarkan penelusuran di Sistem Informasi Pelaporan Peserta (SIPP) PN Jakarta Selatan, praperadilan didaftarkan pada Rabu (27/11) pekan lalu.

“Ya sudah (mengajukan praperadilan). Kalau (kapan waktunya) itu, pendamping hukum saya. Kalau nggak salah tanggal 16,” kata dia lagi.

Dalam petitum permohonan, Toto meminta hakim menyatakan penetapan tersangka terhadap dirinya batal demi hukum dan tidak sah. Selain itu hakim juga diminta untuk memerintahkan KPK menghentikan penyidikan terhadap dirinya. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close