Ekonomi

Merapi Erupsi, Airnav Tutup Bandara Adisutjipto

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav Indonesia) menerbitkan A Notice to Airmen (NOTAM) yang memperpanjang penutupan Bandara Adisutjipto, Yogyakarta.

Penutupan bandara dilakukan mulai 11.15-11.40 WIB atau selama 35 menit dikarenakan debu vulkanik letusan Gunung Merapi.

“Merujuk NOTAM nomor B3565/18, perpanjangan penutupan Bandara Adisutjipto dilakukan mulai pukul 11.15-11.40 WIB atau selama 35 menit dikarenakan debu vulkanik letusan Gunung Merapi,” ujar Airnav dalam akun Twitter resminya, Jumat (11/5).

Notam tersebut memperpanjang Notam yang telah dikeluarkan Airnav sebelumnya yang memutuskan menutup Bandara Adisutjipto pukul 10.42-11.10 WIB.

Merujuk NOTAM nomor B3564/18, Bandara Adisutjipto ditutup sementara mulai pukul 10.42 – 11.10 WIB atau selama 28 menit dikarenakan debu vulkanik letusan Gunung Merapi.

Padahal, pada pukul 10.30 WIB, Airnav Indonesia sempat memutuskan Bandara Adisutjipto, Yogyakarta tetap beroperasi normal usai menggelar rapat pada pagi ini dengan seluruh stakeholder penerbangan di Bandara tersebut terkait dengan letusan Gunung Merapi. Hasil rapat memutuskan bahwa Bandara Adisutjipto beroperasi normal.

“Rapat tersebut memutuskan bahwa Bandara Adisutjipto saat ini masih dapat beroperasi normal,” jelas Airnav Indonesia, sebelumnya.

Rapat tersebut memutuskan bahwa Bandara Adisutjipto saat ini masih dapat beroperasi normal.

Kepala Seksi Gunung Merapi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi Santoso sebelumnya menyatakan bahwa letusan Gunung Merapi tidak tergolong berbahaya bagi masyarakat. Namun masyarakat tetap diimbau waspada terutama yang tinggal dalam radius 5 kilometer.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close