Menyambut Terpilihnya Joe Biden, Rupiah Menguat di Rp14.035 per Dolar AS

Menyambut Terpilihnya Joe Biden, Rupiah Menguat di Rp14.035 per Dolar AS

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (10/11/2020) pagi, menguat 30 poin atau 0,21 persen.

Rupiah ditransaksikan ke posisi Rp14.035 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.065 per dolar AS.

Sebelumnya, pada perdagangan Senin (9/11/2020), rupiah ditutup menguat 145 poin atau 1,03 persen ke level level Rp14.065 per dolar Amerika Serikat (AS).

Penguatan nilai tukar rupiah menjadi yang terbesar di wilayah Asia. Mata uang Garuda mampu mengungguli yuan China yang menguat 0,697 persen won dan Korea Selatan yang menguat 0,667 persen.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim dalam laporannya memperkirakan nilai tukar rupiah akan dibuka fluktuatif dan menguat 20 hingga 150 poin pada hari ini.

“Pada penutupan Selasa, rupiah kemungkinan akan menguat sebesar 30 sampai 150 poin di level Rp13.990 - Rp14.150,” ungkap Ibrahim dalam laporannya.

Ibrahim mengatakan penguatan rupiah yang berlanjut disebabkan oleh pasar yang menyambut terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden AS.

Pergantian kepemimpinan dari Donald Trump ke Biden diyakini akan membawa suasana pada Gedung Putih yang lebih tenang. Hal tersebut dapat meningkatkan perdagangan dunia dan mempermudah kebijakan moneter yang akan dirancang.

Selain itu, presiden terpilih dan timnya dilaporkan sedang mengerjakan paket bantuan Covid-19 untuk membantu mengatasi pandemi virus corona yang penyebarannya kian memburuk di Negeri Paman Sam. (Jo)