Ekonomi

Menteri PUPR: Infrastruktur Harus Dihubungkan dengan Kawasan Industri Rakyat

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas pembangunan nasional merupakan sebuah pilihan yang logis dan strategis untuk mengejar ketertinggalan serta meningkatkan daya saing bangsa.

Daya tahan Indonesia sangat tergantung pada ketangguhan infrastruktur yang kita miliki, baik di kota, di desa, di kawasan pedalaman, di kawasan perbatasan, serta pulau-pulau terluar dan terdepan.

“Daya tahan ini terbukti dengan bertahannya Indonesia dalam stagnasi ekonomi dunia dalam 5 tahun terakhir,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, tambahnya, peringkat daya saing infrastruktur Indonesia mengalami peningkatan, dari posisi 61 pada 2013 menjadi 52 pada 2018.

Kemudian pada 2019 ini ekonomi Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 5,08 persen. Sementara negara maju dan berpenduduk besar lain tumbuh di bawah angka Indonesia.

Presiden Jokowi, lanjut Basuki, menyadari sepenuhnya bahwa infrastruktur yang handal merupakan salah satu kunci penting dalam meningkatkan daya saing Indonesia.

“Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa infrastruktur akan terus dilanjutkan, namun tidak berhenti di sana, melainkan harus dikaitkan dengan kemanfaatan ekonomi dari infrastruktur tersebut,” katanya.

Di samping itu, jelasnya, juga dipastikan bahwa infrastruktur harus dihubungkan dengan kawasan industri rakyat, industri kecil, kawasan ekonomi khusus, kawasan pariwisata dan kawasan pertumbuhan lain. (JS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close