Nasional

Menteri Kelautan dan Perikanan Tidak Antipenenggelaman Kapal Pencuri Ikan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menegaskan dirinya sama sekali tidak antipenenggelaman kapal ikan asing yang melakukan aktivitas penangkapan ikan ilegal di kawasan perairan nasional.

Penenggelaman kapal tetap dilakukan jika terdapat kapal ikan asing yang melakukan perlawanan saat hendak ditangkap oleh jajaran Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.
Sedangkan kapal yang sudah ditangkap dan diproses pengadilan, tidak akan ditenggelamkan.

“Penenggelaman kita lanjutkan. Kalau kita tangkap dia lari, kita tenggelamkan,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (15/7/2020).

Menteri Edhy mengungkapkan bahwa kapal-kapal yang sudah disita petugas akan dihibahkan untuk lembaga pendidikan.

Terlebih saat ini, lanjutnya, kampus-kampus perikanan juga masih minim kapal untuk praktek.

Tak hanya itu, ujar dia, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga membuka peluang bagi koperasi yang ingin memanfaatkan tersebut.

“Banyak kampus yang tidak punya (kapal), saya prioritaskan untuk kampus KKP sendiri,” ujarnya.

Guna menepis kekhawatiran kapal-kapal asing sitaan akan dijual oleh oknum tak bertanggung jawab, Menteri Edhy menyebut dirinya akan memasang alat khusus dalam kapal tersebut.

Selain itu, KKP juga akan terus melakukan pengawasan agar kapal yang sudah dihibahkan, tidak mudah dipindahtangankan.

“Ada pengawasan, kita pasang apa kalau dijual ketahuan,” jelasnya. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close