Ekonomi

Mentan Panen Pedet di Lampung Selatan

LAMPUNG, SENAYANPOST.com – Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, dijadwalkan akan melakukan panen perdana pedet (anakan sapi) di Desa Neglasari, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Kamis (29/3/2018) besok.

“Ada sekitar 500 peternak di wilayah Neglasari. Semuanya akan hadir besok untuk panen pedet bersama Pak Menteri (Amran Sulaiman),” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamsel, Arsyad, di Kalianda, Rabu (28/3/2018).

Arsyad menjelaskan, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Provinsi Lampung, populasi ternaknya cukup produktif ketimbang daerah lain di Provinsi Lampung. Kabupaten ini memiliki potensi sapi yang luar biasa, salah satunya pedet.

Dua tahun sebelumnya, Lamsel ditetapkan sebagai lokasi panen pedet hasil inseminasi buatan untuk mewujudkan Lampung sebagai lumbung ternak nasional. Kala itu, panen digelar di Desa Wonodadi Kecamatan Tanjung Sari.

Tahun ini, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamsel mencatat populasi sapi mencapai sebanyak 115.000 ekor. Dari total tersebut, sebanyak 1000 ekor pedet akan dipanen pada Kamis (29/3/2018) besok.

Arsyad mengatakan, panen pedet sebanyak 1000 ekor itu murni milik masyarakat di Desa Neglasari. Panen pedet ini bagian dari program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS Siwab).

“Target kelahiran tahun ini sekitar 24 ribu ekor anak sapi,” ujarnya.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung, Lili Mawarti menyatakan, panen pedet yang akan dihadiri Mentan Amran Sulaiman sebagai salah satu bukti bahwa kegiatan UPSUS Siwab di provinsi ini cukup berhasil.

“Karena target kita tahun 2018 akan lahir 116.044 ekor (anakan sapi). Untuk Lampung Selatan sendiri targetnya mencapai 24.620 ekor,” terangnya.

Pada tahun 2017, angka sementara populasi sapi di Lampung mencapai 672.711 ekor. Melalui kegiatan UPSUS Siwab, kelahiran pedet tahun lalu berjumlah 15.446 ekor.

“Untuk tahun ini memang baru Lampung Selatan yang pertama panen. Dengan harapan kabupaten dan kota lain mengikuti kegiatan yang sama (panen pedet),” pungkas Lili.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close