Lintas DaerahNasional

Mensos Pastikan Korban Tewas Gempa Dapat Rp15 Juta

MAKASSAR, SENAYANPOST.com – Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan bantuan korban gempa di Maluku Utara dan Bali tersalurkan. Pihaknya masih mendata korban tewas akibat gempa.

“Intinya berapa pun angka korban meninggal pasti kami akan bantu santunan kematian korban. Warga yang meninggal kami bantu Rp15 juta,” kata Agus di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 16 Juli 2019 seperti dilansir medcom.

Dia memastikan pihaknya juga memperbaiki rumah terdampak gempa. Kemensos telah memberikan kebutuhan dasar korban gempa, yakni tenda, makanan, pakaian, dan air. Psikolog juga diarahkan ke wilayah terdampak gempa.

“Pengungsi sudah disiapkan tenda dan dapur umum. pakain dalam ibu dan pakaian anak juga tak kalah penting sudah kirimkan. layanan psikolog juga sudah ada untuk membantu atau melakukan trauma healing kepada korban gempa,” jelasnya.

Gempa berkekuatan 6.0 Skala Richter (SR) berpusat di selatan perairan Bali terjadi Selasa, 16 Juli 2019, pukul 07.18 WIB. Gempa ini dapat dirasakan hingga ke Lombok dan membuat warga panik.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa berkekuatan 6.0 SR terjadi pada 07.18 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 9.11 Lintang Selatan dan 114.54 Bujur Timur atau 83 kilometer Barat Daya Nusa Dua Bali. Gempa berkedalaman 68 kilometer ini tidak berpotensi tsunami.

Gempa bumi berkekuatan 7,2 skala richter (SR) mengguncang Labuha, Maluku Utara, Minggu, 14 Juli 2019. Guncangan gempa terjadi sekitar pukul 16.10 WIB atau 18.10 WIT.

Melansir laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa terletak di -0,59 Lintang Selatan (LS) dan 128,06 Bujur Timur (BT) atau 62 kilometer arah timur laut Labuha. Gempa berada di kedalaman 10 kilometer.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close