Pendidikan

Mensesneg: Saintis Data Jadi Profesi Termahal di Dunia

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Lewat Revolusi Industri 4.0 akan banyak profesi yang hilang. Namun pada saat yang bersamaan akan banyak pula bermunculan profesi-profesi baru.

Dari semua profesi baru,  profesi Saintis Data menjadi profesi termahal di dunia atau profesi yang paling banyak dicari. “Data Scientists profesi termahal di dunia,” kata pratikno saat memberi wejangan kepada ribuan wisudawan lulusan Sarjan dan Diploma UGM, Rabu (21/8/2019).

Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Gadjah Mada yang juga Menteri Sekretaris Negara Pratikno menjelaskan,  profesi saintis data merupakan orang yang memiliki kompetensi yang mampu mengkombinasikan ilmu matematika, statisika, komputer sains dan ilmu bahasa. “Semakin lama, profesi ini semakin dibutuhkan,” katanya.

Meski demikian, kata Pratikno, setiap lulusan darjan dan Diploma memiliki kompetsi dan bidang ilmu masing-masing yang memiliki peluang untuk mendapatkan pekerjaannya. Namun ia mengingatkan agar para wisudwan tidak bergantung dengan satu keterampilan yang ia miliki.

“Apapun gelar dan bidang ilmu semakin dibutuhkan, memiliki technical skill juga memiliki social skilll maka sebaiknya bergaul lintas fakultas dan lintas prodi akan lebih baik,” katanya.

Di era disrupsi transformasi digitasl dan otomasi, kata Pratikno, banyak peluang yang terbuka namun banyak profesi yang hilang. Ia mengutip laporan dari Lembaga riset Internasional, McKinsey Global Institute yang memprediksi di tahun 2030 ada sekitar 75 juta hingga 375 juta pekerjaan yang hilang.

”Ada job gain dan ada juga job loss karena disrupsi dan otomasi,” ujarnya. (AS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close