Nasional

MenkumHAM Sebut 50 Persen Warga Jabar Belum Sadar Hukum

JAKARTA, SENAYANPOST.com – ┬áPemerintah Daerah (Pemda) untuk terus menggalakkan kesadaran hukum warganya.
Hal itu dikemukakan Menteri Yasonna ketika meresmikan 130 desa/kelurahan sadar hukum di Jawa Barat. Seremonial dibarengi dengan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Award Pemprov Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (4/12/2019).
“Tentunya, masih banyak Jabar itu kan masih ada 50 persen lagi yang harus (didorong sadar hukum), tapi terbanyak di sini. Jadi kami dorong terus, di daerah ada yang masih 30 persen saja dan 70 persen belum,” ungkap Yasonna usai peresmian.
Desa/kelurahan sadar hukum merupakan salah satu upaya meningkatkan kesadaran hukum di Indonesia, terutama di masyarakat level bawah.
Program tersebut akan melibatkan camat hingga aparat desa. Mereka menurutnya memiliki peran penting untuk keberhasilan program desa/kelurahan sadar hukum.
“Nah, ini adalah upaya kami dari level masyarakat bawah masyarakat terus meningkatkan kesadaran hukumnya, ya,” kata dia.
“Camat juga aparat dari biro hukum, akan terus membantu kelompok-kelompok sadar hukum,” lanjut dia.
Dia menjelaskan ada beberapa indikator kesadaran hukum, dua di antaranya yakni kepatuhan terhadap hukum dan akses terhadap hukum. Dia menegaskan masyarakat mesti menerapkan hukum dengan sebaik-baiknya.
Sebab hukum merupakan salah satu alat menjaga tatanan masyarakat agar hidup dengan tentram. Kesadaran akan hukum juga akan berkesinambungan dengan kemajuan bangsa, termasuk pembangunan nasional.
“Kita tidak bisa membayangkan daerah provinsi, desa atau masyarakatnya tidak taat hukum, maka bisa menjadi kerusuhan, ketidaktertiban, orang akan melanggar hukum, melakukan perbuatan sesukanya dan ini akan menghambat kita melakukan pembangunan nasional,” ujar dia.
KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close