Ekonomi

Menhub Minta Dwelling Time Pelabuhan Jadi Tiga Hari

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan menekan waktu tunggu bongkar muat peti kemas atau dwelling time dari tujuh hari menjadi tiga hari.

Saat ini pelabuhan yang hampir memenuhi target dan menjadi percontohan adalah pelabuhan Tanjung Priok.

“Dwelling time harus bisa jadi tiga hari,” kata Budi Karya Sumadi, di Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Adapun data dari Kementerian Perhubungan, Pelabuhan Tanjung Priok saat ini memiliki waktu dwelling time 3,33 hari, sedangkan Pelabuhan Belawan 3,46 hari, dan Pelabuhan Tanjung Emas/Tanjung Perak selama 3,73 hari.

Aturan dwelling time selama tiga hari ini juga sebagai upaya Kementerian Perhubungan menurunkan biaya logistik yang dikeluhkan terlalu mahal.

Sehingga, dengan menurunnya biaya logistik diharapkan juga dapat meningkatkan ekspor.

Selain dwelling time, pemerintah juga akan menurunkan waktu penyimpan barang di pelabuhan karena saat ini banyak barang yang ditumpuk lebih dari tiga hari.

“Logikanya kalau overstay pasti lebih mahal karena dia kan dikenakan tarif progresif. Kalau dia itu angkut balik ke gudang mestinya cost progresif gak harus mereka tanggung,” ucap Budi Karya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close