Internasional

Mengenal Yoko Ono, Salah Satu Perempuan di Doodle Art Google

JAKARTA, SENAYANPOST.com – International Women’s Day 2019 atau Hari Perempuan Internasional diperingati Jumat ini, (8/3/2019). Tak mau ketinggalan mesin pencarian Google membuat doodle berisikan nama-nama perempuan berpengaruh dunia serta kutipan kata-kata mereka.

Doodle art yakni semacam coret-coretan, atau gaya menggambar yang terlihat abstrak, kadang hasilnya tidak memiliki bentuk yang benar tapi sangat unik dan menarik.

Nah, dalam daftar doodle itu terdapat nama Yoko Ono, wanita kelahiran Jepang yang merupakan istri dari mendiang John Lennon, pentolan grup musik legendaris di dunia The Beatles.

Masuk ke dalam daftar nama yang dimuat di doodle Google tentu bukan hal mudah.

Jadi, siapakah Yoko Ono sebenarnya?

Dikutip dari CNBC Indonesia yang melansir The Guardian, Yoko Ono adalah seorang seniman. Reputasinya kembali naik sejak menggelar pameran pertama di New York pada tahun 2001.

Dia kembali menjadi perhatian dunia sebagai seniman yang signifikan dan memenangkan penghargaan Golden Lion untuk pencapaian seumur hidup atau lifetime achievement di Venice Biennale 2009.

Dia kini dianggap sosok yang inspirasional oleh para seniman generasi baru. Pada 2012, Yoko Ono yang identik dengan kacamata hitam dan topi ini juga pernah menggelar pameran di Galeri Serpentine di London. Galeri Serpentine adalah salah satu tempat seni paling populer di London yang menampilkan seni modern dan kontemporer.

Yoko Ono telah mempengaruhi generasi seniman dan menerima banyak penghargaan bergengsi. Selama perjalanan kariernya yang produktif, ia telah merangkul berbagai media, menentang batas-batas tradisional dan menciptakan bentuk-bentuk baru ekspresi artistik.

Wanita kelahiran 1933 (86 tahun) itu adalah pelopor seni konseptual dan karyanya telah disajikan secara internasional dalam pameran dan pertunjukan besar. Selain sebagai seniman, Yoko Ono merupakan produser film, penyair, musisi, penulis, seniman pertunjukan dan aktivis perdamaian selama lebih dari lima dekade.

Yoko berasal dari keluarga kaya Jepang yang tergabung dalam kelas penguasa. Ayahnya seorang bankir. Yoko pernah menempuh pendidikan di Universitas Gakushuin dan saat keluarganya pindah ke New York, dia melanjutkan pendidikan di Sarah Lawrence College.

Pada tahun 1956 dia menikahi komposer Toshi Ichiyanagi, tapi kemudian bercerai. Setelah bercerai dengan Ichiyanagi, ia menikah dengan produser dan promotor seni Amerika Anthony Cox, dan mereka memiliki seorang putri, Kyoko Cox.

Pada 1964, Yoko menerbitkan bukunya untuk pertama kali, Grapefruit. Buku itu berisi karya-karya seninya, dan merupakan contoh awal yang penting dari seni konseptual.

Dua tahun berikutnya, pada 1966, Yoko Ono mengadakan pertunjukan di Galeri Indica, London, di mana John Dunbar, yang merupakan kenalan John Lennon dan Paul McCartney (anggota The Beatles lainnya), menjadi direktur galeri tersebut.

Dari situlah Yoko kemudian diperkenalkan dengan John, bunga cinta pun bersemi. Keduanya memiliki seorang anak bernama Sean Lennon yang lahir tahun 1975, lima tahun sebelum John Lennon ditembak penggemarnya dan tewas. John tewas pada 8 Desember 1980.

Sejak John meninggal dan setelah Sean tumbuh dewasa, Yoko akhirnya sering berkolaborasi memainkan musik dengan Sean. Pada 2012 dia mendirikan Artist Against Fracking dengan putranya, Sean yang menyerukan larangan terhadap pengeboran gas alami di New York.

Sebelumnya, pada 2011 ia menjadi seniman tertua yang karya seni tarinya menjadi peringkat pertama di Dance Charts. Ia berusia 78 tahun ketika “Move On Fast” menempati peringkat pertama.

Sebuah eksibisi spesial di New York’s Museum of Modern Art pada 2015 menampilkan lebih dari 100 karya Ono dari 1960 hingga 1971.

Menurut laporan The Richest, pada 2012 kekayaan Yoko Ono adalah sekitar USD500 juta atau sekitar Rp7 triliun (asumsi Rp 14.000 per USD).
Namun mengutip laporan the Sun pada 2018, kekayaan bersih Yoko Ono adalah sekitar £500 juta pounsterling. Sebagian besar kekayaannya diyakini berasal dari warisan almarhum suaminya, John.

Terbaru, mengutip laporan Celebrity Net Worth, kekayaan Ono berada di kisaran USD600 juta.

Di Hari Perempuan Internasional ini, Yoko Ono menulis melalui akun twitternya, “Hari Perempuan Internasional. Mimpi yang kamu mimpikan sendiri hanyalah mimpi. Mimpi yang kamu impikan bersama orang lain akan menjadi kenyataan. Y.o (inisial Yoko Ono),” yang juga dikutip oleh Google menjadi Google Doodle hari ini. (WW)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close