Lintas Daerah

Mendag: Harga Stabil, Kita Tetap Pantau

BANDUNG, SENAYANPOST.com – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan harga sejumlah bahan pokok di Kota Bandung relatif stabil karena suplai yang memadai.

“Kalau dari beras aman, yang agak mengkhawatirkan sebelumnya adalah telur dan ayam. Tapi Alhamdulillah telur kalau ditawar Rp 21.000 artinya normal, Rp 22.000-23.000 itu sudah normal, suplainya cukup,” ujar Enggar di sela pemantauannya ke sejumlah pasar yang ada di Kota Bandung, antara lain Pasar Baru, Pasar Astana Anyar, dan Pasar Kiaracondong, Jumat (1/6/2018).

Daging ayam saat ini di kisaran harga Rp 34.000 hingga Rp 35.000, turun drastis dari awal bulan Ramadan yang menyentuh Rp 42.000.

Selain suplai yang memadai, Enggar juga mengatakan bahwa gerak cepat dari pemerintah daerah serta Satgas Pangan mampu ditekan.

“Harga stabil dan cenderung turun, dari yang kemarin naik sekarang turun. Ini sudah pertengahan dan kita akan pantau terus. Satgas pangan dan dinas serta staf akan memantau harian di pasar,” katanya.

Meski harga sudah stabil, Enggar akan tetap melakukan berbagai upaya untuk terus membuatnya stabil bahkan turun, seperti yang sudah dilakukan adalah menyuplai daging ayam beku guna memberikan alternatif pilihan daging ayam kepada masyarakat.

“Daging ayam yang frozen, sebenarnya lebih higienis, tapi masyarakat sebagian masih ingin yang segar. Tapi biarlah itu jadi pilihan, daging ayam beku dijual Rp 33 ribu. Nah dengan demikian bahwa masyarakat mendapatkan alternatif,” katanya.

Ia berharap, bulan ini dapat seperti Ramadan tahun lalu yang dinilai berhasil dalam menekan berbagai harga kebutuhan pokok. Selain itu, ia juga meminta seluruh aparatur kewilayahan untuk sigap apabila sewaktu-waktu terjadi kenaikan.

“Dan kemudian Satgas, kepala dinas, kepala pasar, akan memantau ketika terjadi kenaikan, kenapa naik. Barang kita kita kirim, Bulog ada, Bulog sedia,” katanya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close