Internasional

Menanti Kelahiran Anak Pangeran Harry & Meghan Markle

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kelahiran putra pertama pasangan Pangeran Harry dan Meghan Markle sedang dinanti-nanti. Kelahiran bayi itu diharapkan menjadi angin segar bagi warga Inggris yang belakangan terus ditempa pemberitaan mengenai kontroversi Brexit.

Banyak para pengamat menilai bahwa kelahiran bayi pasangan kerajaan Inggris tersebut akan menjadi berita utama di media seluruh dunia.

“Akan ada minat besar pada anak Harry dan Meghan yang akan menjadi cucu menggembirakan bagi ratu Diana, bahwa bayinya akan lahir kurang dari setahun sejak mereka menikah sehingga minatnya akan sangat besar,” kata Ingrid Seward, editor majalan Majesty seperti dikutip dari Reuters pada Jumat (29/3/2019).

Robert Jobson, editor senior dari koran Evening Standard London juga mengatakan bahwa kabar kelahiran bayi dari pasangan itu akan terasa sangat istimewa.

Selain itu, kabar ini juga akan melanjutkan kegembiraan yang dihasilkan dari kelahiran pangeran George yang merupakan calon raja dari pasangan William dan Kate Middleton. Dua anak dari kerajaan Inggris tersebut diperkirakan mencuri perhatian media secara luas.

Adapun, kabar kehamilan Meghan Markle terungkap dalam sebuah acara pada Januari tahun ini. Markle mengungkapkan bahwa dia telah hamil 6 bulan dan tidak diharapkan untuk melakukan berbagai kegiatan lain sebelum kelahiran.

Sementara itu, publik memang sudah lama menyematkan ketertarikan dari kabar terbaru keluarga kerajaan Inggris, khususnya ketika pangeran Harry dan William yang pemberitaannya meluas seperti bintang film papan atas.

Puluhan juta orang menyaksikan pernikahan antara William dan Kate Middleton pada 2011 silam dan pernikahan Harry dengan Meghan Markle pada 2018 lalu.

Pernikahan keduanya telah menyatukan kaum bangsawan dan selebriti dan membuktikan perpaduan fantatis untuk pemberitaan berbagai media di dunia.

“Dongeng pangeran jatuh cinta pada aktris Amerika. Fakta bahwa dia ada di berbagai siaran televise sekarang akan menciptakan minat yang publik yang lebih luas,” kata Laura Hills, asisten editor majalah OK!. (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close