Melonjak Ceban, Harga Emas Antam Jadi Rp 1.027 Juta

Melonjak Ceban, Harga Emas Antam Jadi Rp 1.027 Juta
ilustrasi emas batangan (foto CBNCIndonesia)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Pada perdagangan Kamis (10/9/2020), harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau yang dikenal dengan emas Antam menguat cukup tajam. Kemarin emas Antam juga mengalami kenaikan, mengikuti pergerakan emas dunia yang menguat akibat rontoknya bursa saham global.

Melansir data dari situs resmi logammulia.com, emas batangan dengan berat 1 gram hari ini dibanderol Rp 1.027.000/batang, naik Rp 10.000 atau 0,97% dibandingkan harga kemarin. Sementara satuan 100 gram, yang biasa menjadi acuan, dibanderol Rp 96.912.000/batang atau Rp 969.120/gram, menguat 1,03%. 

Pada perdagangan Rabu kemarin, harga emas dunia menguat 0,81% ke US$ 1.946,65/troy ons, melanjutkan penguatan 0,11% di hari sebelumnya.

Ambrolnya bursa saham AS pada perdagangan Selasa waktu setempat menjadi awal mulai kenaikan harga emas dunia, yang akhirnya terakselerasi kemarin akibat indeks dolar AS yang melemah 0,2%.

Sementara itu dari dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambrol lagi hari ini, setelah merosot 1,81% kemarin. IHSG hari ini ambrol ke bawah 5.000, atau lebih dari 4% sebabnya DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total.

Hal tersebut diumumkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kemarin malam dan mulai berlaku 14 September mendatang. Artinya perkantoran, pabrik, restoran, kafe, pusat perbelanjaan, dan sebagainya terpaksa ditutup lagi. 

Dengan demikian, risiko Indonesia mengalami resesi di kuartal ini semakin membesar. Bahkan, produk domestik bruto di kuartal IV juga berisiko terkontraksi jika PSBB total berlangsung hingga bulan depan. Maklum saja, kontribusi Jakarta terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional adalah yang tertinggi dibandingkan provinsi lainnya.