Maskapai Israel Buka Rute ke Bahrain, Sepekan Setelah Teken Perjanjian Damai

Maskapai Israel Buka Rute ke Bahrain, Sepekan Setelah Teken Perjanjian Damai
Pesawar maskapai Israel Israir Airlines (foto inews.id)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Sepekan setelah kedua negara menandatangani kesepakatan normalisasi hubungan, yang ditengahi Amerika Serikat (AS), Maskapai Israel membuka rute penerbangan ke Bahrain untuk pertama kalinya pada Rabu (23/9/2020), 

Situs web pelacak penerbangan FlighRadar24 menunjukkan, pesawat Israir Airlines terbang dari Tel Aviv melintasi wilayah udara Arab Saudi menuju Bahrain.

Surat kabar Israel, Yediot Aharonot, melaporkan pejabat senior pemerintah berada dalam pesawat itu. Namun sejauh ini kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu maupun maskapai Israir Airlines menolak beromentar.

Penerbangan ini berlangsung sehari setelah Netanyahu berbicara dengan Putra Mahkota Bahrain Pangeran Salman untuk memetakan hubungan kedua negara yang baru.

Kantor berita Bahrain BNA melaporkan, mereka membahas bidang-bidang potensial yang bisa bekerja sama serta perkembangan di kawasan dan internasional.

Keputusan Bahrain untuk menormalisasi hubungan dengan Israel mengikuti langkah serupa oleh Uni Emirat Arab.

Kedua negara Arab itu meneken kesepakatan di waktu dan tempat yang sama yakni pada 15 September di Gedung Putih, disaksikan langsung Presiden Donald Trump.

Dengan demikian sudah ada empat negara Arab yang meneken perjanjian damai dengan Israel, dua lainnya Yordania pada 1994 dan Mesir pada 1979.

Namun Palestina mengecam kesepakatan yang dilakukan UEA dan Bahrain dengan menyebut langkah itu seperti menusuk dari belakang.