Kriminal

Masih Ingat Syekh Puji? Dia Dipanggil Polisi Lagi Soal Dugaan Pencabulan Anak

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Masih ingat Syekh Puji? Pemilik nama asli Pujiono Cahyo Widianto ini merupakan pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Jannah di Bedono, Kecamatan Jambu, Semarang.

Syekh Puji pernah melakukan tindakan yang menghebohkan khalayak. Pria kelahiran 4 Agustus 1965 itu pada Agustus 2008 menikah dengan Lutfiana Ulfa yang saat itu masih berusia 12 tahun.

Warga dan kalangan aktivis lembaga swadaya masyarakat pun melaporkan Puji ke kepolisian karena menikahi gadis di bawah umur. Ia juga dianggap melakukan kebohongan atau bujuk rayu untuk tindakan persetubuhan.

Puji dianggap melanggar pasal 81 Undang-Undang Nomor 23 2002 tentang Perlindungan Anak. Dia pun dijatuhi hukuman tahun penjara. Ketika banding, Pengadilan Tinggi Jateng tetap menjatuhi hukuman empat tahun penjara. Ia juga harus membayar denda Rp60 juta.

Kini penyidik Polda Jawa Tengah berencana memanggil Syekh Puji terkait laporan dugaan pencabulan karena menikahi seorang anak perempuan yang masih berumur tujuh tahun.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan pemanggilan Syekh Puji akan dilakukan usai penyidik melakukan pemeriksaan terhadap saksi fakta dan ahli.

“Rencananya setelah periksa saksi dan saksi ahli akan berikan panggilan kepada terlapor, dan sedang ditindaklanjuti oleh Dirkrimum,” kata Argo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Argo menjelaskan penyidik Polda Jawa Tengah sudah meminta keterangan enam orang saksi dan satu ahli sampai hari ini.

Syekh Puji dilaporkan oleh Komnas Perlindungan Anak karena menikahi seorang anak berusia tujuh tahun ke Polda Jawa Tengah, pada 21 Februari lalu. Komnas PA menduga Syekh melakukan pencabulan. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close