Otomotif

Masalah Sistem Pengereman, Nissan Amerika Tarik Ratusan Ribu Mobil

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Masalah pada sistem pengereman membuat Nissan Motor Co Ltd  menarik kembali 394.025 mobil di Amerika Serikat (AS). Penarikan ini dilakuan karena pabrikan asal Jepang ini khawatir jika kebocoran minyak rem berpotensi menyebabkan kebakaran.

Dilansir Reuters, kebocoran di papan sirkuit internal memberi peringatan kepada pengemudi. Jika diabaikan, kebocoran ini dapat menyebabkan kebakaran karena korsleting..

“Jika peringatan diabaikan dan kendaraan terus dioperasikan dalam kondisi ini, kebocoran minyak rem berpotensi menyebabkan korsleting listrik di sirkuit aktuator dapat mengakibatkan kebakaran,” kata pihak Nissan, Minggu (17/11/2019).

Media AS melaporkan kendaraan yang ditarik antara lain sedan Maxima 2016- 2018, Infiniti QX60 2017-2019, Murano SUV 2015-2018 dan Pathfinder SUV 2017-2019. Namun, dokumen arsip itu tidak disebutkan apakah kerusakan sistem rem benar-benar menyebabkan kebakaran atau kerusakan lainnya.

Nissan dilaporkan berupaya untuk memperbaiki masalah ini. Pemilik mobil yang terkena dampak akan diberitahu mulai awal bulan depan. Pada bulan September, perusahaan menarik 1,3 juta kendaraan untuk memperbaiki masalah tampilan kamera cadangannya.

“Setelah alat memperbaikannya tersedia, pemilik akan menerima surat pemberitahuan yang meminta mereka membawa kendaraan mereka ke dealer resmi Nissan atau ritel INFINITI untuk menyelesaikan pekerjaan perbaikan tanpa biaya untuk suku cadang atau tenaga kerja,” kata Nissan kepada NPR dalam pernyataan melalui email.

Pengembangan ini terjadi kurang dari dua bulan setelah NHTSA melakukan penyelidikan awal terhadap 553.000 kendaraan sport Nissan Rogue setelah laporan sistem pengereman darurat otomatis tanpa peringatan atau halangan.

Kesalahan inspeksi rem, roda kemudi, pengukuran kecepatan dan stabilitas kendaraan juga menyebabkan perusahaan melakukan penarikan ribuan kendaraan di Jepang pada akhir tahun lalu.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close