Lintas DaerahNasional

Ma’ruf Amin Terinspirasi Cara Gus Dur Selesaikan Masalah di Papua

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Wakil Presiden terpilih RI 2019-2024 Ma’ruf Amin mengatakan seluruh warga Papua dan Papua Barat memiliki hak yang sama dengan warga dari daerah lainya di Indonesia.

Permasalahan diskriminasi di Papua telah membuat warga Papua dan Papua Barat tidak nyaman.

“Mereka juga tentu ingin, supaya orang-orang yang Papua yang berada di Jawa, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta dan juga daerah lain diperlakukan dengan baik dan mendapatkan perlindungan sehingga mereka merasa nyaman sebagai bagian dari bangsa ini,” ujar Ma’ruf saat bertemu pendeta dari Papua di kediamannya, Jakarta, Kamis (5/9).

Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu pun menegaskan warga Papua harus dihormati harkat dan martabatnya juga. Terkait hal itu, Ma’ruf pun mengenang tindakan Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid alis Gus Dur terhadap warga Papua.

Ia mengatakan Gus Dur melakukan berbagai upaya, salah satunya mengutamakan dialog sehingga warga Papua merasa diperlakukan dengan sangat terhormat. Upaya itu, lanjutnya, membuat warga Papua selalu mengenang Gus Dur.

“Beliau (para pendeta) masih tetap mengenang bagaimana Gus Dur itu berkomunikasi dengan masyarakat dan para pendeta,” ujarnya.

Di sisi lain, Ma’ruf meminta semua pihak untuk menjaga keutuhan bangsa. Ia meminta tidak ada perlakukan yang tidak baik terhadap warga Papua.

Di tempat yang sama, Pendeta asal Papua, Richad Tonjau menilai Ma’ruf sebagai sosok yang mirip dengan Gus Dur. Ia menilai Ma’ruf merupakan pemimpin umat dan bangsa Indonesia yang diharapnya bisa membawa kedamaian di Papua.

“Ini yang kami lihat Pak Gus Dur sebagai pemimpin umat kemudian menjadi kepala negara dia dapat mempersatukan perbedaan itu menjadi satu sikap yang positif dalam kepemimpinannya,” ujar Richad.

“Sebabnya ketika Abah terpilih menjadi Wakil Presiden, kami pun melihat beliau sebagai sosok yang menggantikan Gus Dur dan kami percaya apa yang kami lihat ini menjadi bagian dalam hidupnya,” sambungnya.

Lebih dari itu, ia berharap Ma’ruf bisa mengimbau MUI hingga Nahdlatul Ulama untuk bersatu dengan pemimpin-pemimpin umat agama lain di Papua-Papua Barat untuk mewujudkan kedamaian.

“Ini harapan kami. Sebagai kami ada di sini,” ujarnya. (AR)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close