Internasional

Marilyn Monroe Datang ke Panggung Kecil 2madison Avenue

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Sosok Marilyn Monroe masih menginspirasi. Meski sudah meninggal lebih dari 50 tahun lalu, aktris dan peragawati Amerika Serikat itu, tetap menjadi simbol, dan bahkan rujukan tren fesyen dunia, hingga saat ini.

“Marilyn Monroe itu sumber inspirasi saya,” kata Maggie Hutauruk Eddy, Creative Director 2madison Avenue di 2madison Gallery Kemang, Jakarta, Jumat (30/11) sepeti dikutip dari kompas.com.

“The stupid blonde bikin dia sangat tenar. Dia pura-pura bodoh, itu yang justru membuat she is so iconic.”

“Anak saya aja tahu Marilyn Monroe,” sambung Maggie yang ingin menggambarkan betapa tenarnya perempuan yang pernah menjadi aktris termahal di AS itu.

Kekaguman yang kental itulah yang kemudian menggiring Maggie membuat sederet karya fesyen yang menggambarkan sosok Marilyn Monroe.

Karya-karya itulah yang kemudian dia pamerkan dalam koleksi “Fabulous1819 Evening Wear”.

Maggie mengaku mengambil inspirasi dari pesta/perayaan fantastis di tahun 1950, eranya Marilyn Monroe, dan juga bintang legendaris Audrey Hepburn.

Dia menilai, Ikon-ikon dunia itu telah mengekspresikan diri mereka lewat fesyen yang memukau, selaras dengan brand image mereka.

“Mereka tidak terbelenggu tren, mereka hanya tampil ‘fabulously’ dengan cara mereka sendiri,” kata dia.

Lewat koleksi “Fabulous1819”, Maggie mengaku ingin mengajak masyarakat untuk tampil fashionable dan berani mengekspresikan gaya sesuai kepribadian masing-masing.

Ciri khas 2madison Avenue dalam melakukan “mixing dan bending the rule” terlihat pada sebagian besar dari 23 koleksi yang diperagakan siang tadi.

“Saya menyuguhkan koleksi yang kasual, chic, perempuan tomboy, yang bisa mix n match, saya emang suka yang seperti itu,” kata Maggie.

Dominasi warna dalam koleksi ini adalah merah dan hitam. Kalau pun ada warna emas dan merah jambu pada beberapa karya pada trunk show ini, diakui Maggie, muncul dari inspirasi Marilyn Monroe yang disebutkannya di awal.

Sesuai dengan kepribadiannya, Maggie meleburkan desain fesyen dengan seni lukis, dan mengintegrasikan bahan tradisional ke dalam karyanya.

“Ada evening dress, garden party dress, stylish retro-inspired biker jacket, varsity jacket, bahkan ada juga look yang chic semi-minimalis.”

“Saya ingin upayakan agar ada style untuk semua wanita pencinta fesyen,” kata Maggie.

Dari 23 koleksi tersebut, ada sebagian yang memang memajang wajah ikonik Marilyn Monroe. Entah pada bagian lengan dari kemeja, atau di bagian dada pada dress. Juga terlihat gambar wajah serupa yang disematkan pada bagian depan rok panjang, atau pun pada jaket.

Guna melengkapi suguhan kali ini, Maggie menggandeng AnaJewelz, sebuah brand aksesoris eklektik dari Indonesia.

AnaJewelz adalah brand yang kekuatannya dalam mixing color dan tekstur. AnaJewelz, kata Maggie, membantunya untuk menekan jumlah sisa bahan potong (waste). Bahan diolah sedemikian rupa agar menjadi aksesoris bohemian modern yang chic dan stylish. (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close