Kriminal

Mantan Dirut Transjakarta Dilaporkan Kasus Cek Kosong Rp1,4 M

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkapkan Polda Metro Jaya menyebut mantan Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Donny Andy Saragih juga dilaporkan dalam kasus penipuan hingga Rp1,4 miliar.

Kasus itu dilaporkan pada September 2018 dan saat ini masih proses penyelidikan. Kasus penipuan itu terjadi saat Donny masih menjabat sebagai General Manager PT Eka Sari Lorena Transport (PO Lorena). Donny diduga memberikan cek senilai Rp1,4 miliar yang ternyata kosong.

“Ada 8 cek yang nyatanya kosong semua, total sekitar Rp1,4 miliar dan dilaporkan oleh korban,” kata Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Yusri menjelaskan uang Rp1,4 miliar itu seharusnya digunakan untuk pembayaran terkait operasional Transjakarta. PO Lorena diketahui memang pernah bekerja sama dengan PT Transjakarta sebagai operator bus. Namun, pada tahun 2019 akhirnya PO Lorena tak melanjutkan kerja sama kontrak.

“Untuk pembayaran denda terkait operasional busway sebesar Rp 1,4 miliar,” ucap Yusri.

Dalam laporan itu, diketahui ada tiga pihak terlapor, yakni Donny selaku GM PO Lorena, Agus Basuki, serta Sunani.

Dalam tanda terima laporan yang diperoleh, Donny dilaporkan atas tindak pidana penggelapan dan penipuan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP. Laporan itu teregister dengan nomor polisi LP/5008/IX/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 18 September 2018.

“Pelapornya atas nama Artanta Barus. Kasusnya masih dalam proses penyelidikan,” kata Yusri.

Pengangkatan Donny Saragih sebagai Dirut PT Transjakarta dibatalkan karena diketahui berstatus terpidana kasus penipuan dengan hukuman 2 tahun penjara. Dia terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan secara berlanjut. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close