Ekonomi

Mantan Direktur Keuangan Gantikan Pahala Mansury Jadi Dirut Garuda Indonesia

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Maskapai penerbangan plat merah, Garuda Indonesia punya bos baru. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, memutuskan mengangkat I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra sebagai Dirut perseroan menggantikan Pahala N. Mansury.

Keputusan itu diambil dalam RUPSLB di Kantor Pusat Garuda, Cengkareng, Tangerang, Rabu (12/9) sore.

Pria yang biasa disapa Ari Askhara itu, sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan Garuda, namun kemudian diangkat menjadi Direktur Utama PT Pelindo III (persero). Kini Ari kembali ke perusahaan lamanya.

Selain mengganti Pahala, RUPSLB juga merombak jajaran direksi, kecuali Direktur Teknik dan Direktur Layanan.

Menteri BUMN Rini Soemarno menyebut pergantian Dirut Garuda Indonesia dilakukan untuk meningkatkan kinerja perseroan. Selain itu, pergantian direksi di lingkungan BUM merupakan hal wajar.

“Ya biasa putaran. Tempat-tempat yang kita lihat itu oh lebih dibutuhkan di daerah ini adalah untuk expert ini. Jadi ada dasar-dasar itu. Itu namanya tidak terlepas dari operasional yang kita lihat selama satu tahun,” kata Rini saat ditemui di Energy Building, Jakarta, Rabu (12/9).

Berikut jajaran direksi baru Garuda Indonesia

Direktur Utama: I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra
Direktur Niaga: Pikri Ilham Kurniansyah
Direktur Kargo & Pengembangan Usaha: Mohammad Iqbal
Direktur Operasi: Bambang Adisurya Angkasa
Direktur Keuangan & Manajemen Garuda: Fuad Rizal
Direktur Human Capital: Heri Akhyar
Direktur Teknik: I Wayan Susena
Direktur Layanan: Nicodemus Panarung Lampe

Direksi Lama Garuda Indonesia

Dirut: Pahala N. Mansury Danadiputra
Direktur Layanan: Nicodemus Manarung Lampe
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Helmi Imam Satriyono
Direktur SDM & Umum: Linggarsari Suharso
Direktur Kargo & Niaga Internasional: Sigit Muhartono
Direktur Niaga Domestik: Nina Sulistyowati
Direktur Teknik: I Wayan Susena
Direktur Operasi: Triyanto Soeharsono
Selain di jajaran direksi, RUPSLB juga mengganti dua posisi di jajaran dewan komisaris, sehingga susunan menjadi seperti berikut ini:
Komisaris Utama: Jusman SD, digantikan oleh Agus Santoso
Komisaris Independen: Hasan M. Soedjono, digantikan oleh Ismerda Lebang
Komisaris: Mazaffar Ismail
Komisaris: Chairal Tanjung
Komisaris: Dony Oskaria
Komisaris: Herbert Timbo Siahaan
Komisaris: Luky Alfirman

KOMENTAR
Tags
Show More
Close