Kriminal

Manajer Pemasaran PT Pos Perwakilan Aceh Terlibat Penyelundupan Ganja

BANDA ACEH, SENAYANPOST.com – Manajer Pemasaran PT Pos perwakilan Aceh, Ontang Maruli Siregar, ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Senin (10/9/2018). Dia diamankan lantaran terlibat dalam sindikat penyelundupan ganja dari Aceh.

Dalam menjalankan aksinya, Ontang tidak bekerja sendiri. Dia dibantu oleh 6 orang pelaku lainnya yang memiliki tugas masing-masing. Bahkan satu di antaranya adalah mantan pegawai PT Pos, Heri Mauliza menjadi perantara dan pemodal.

Ontang setidaknya sudah berhasil menyelundupkan barang haram tersebut ke luar Aceh sebanyak 2 ton, yaitu tujuannya Jakarta, Lampung dan Tangerang. Ganja dipaketkan seakan-akan bukan ganja, tetapi barang lain yang hendak dikirim ke luar Aceh.

Untuk proses pengiriman, agar tidak diketahui oleh petugas pemeriksaan. Orang yang menjadi otak penyelundupan mempergunakan waktu istirahat petugas PT Pos. Lalu ganja dipasok ke gudang penyimpanan barang pengiriman saat semua petugas sudah istirahat.

Kepala BNNP Aceh, Brigjend Pol Faisal Abdul Naseer mengatakan, penyelundupan ini juga dibantu oleh 5 orang lainnya. Kelima orang tersebut atas Muammar, Rahmad Akbar, Firdaus dan Munzir.

“Ada keterlibatan orang dalam PT Pos yaitu manajer pemasaran. Semua pelaku memiliki peran masing-masing, orang yang mencari ganja, dan juga penghubung, ini sindikat,” katanya di kantor BNNP Aceh, Kamis (13/9/2018).

Manajer PT Pos Aceh, dia menambahkan, dibekuk oleh petugas langsung di tempat kerjanya. Sedangkan lainnya di beberapa lokasi di Banda Aceh. Bahkan satu orang, Heri Mauliza sempat dihadiahkan timah panas pada kaki kirinya karena melawan saat ditangkap.

Rencana pengiriman yang ketiga kali ini berhasil digagalkan oleh petugas BNNP Aceh setelah melakukan serangkaian penyelidikan selama dua bulan. Barang bukti yang berhasil diamankan pada pengiriman ketiga ini sebanyak 180 kilogram ganja kering yang sudah dipaketkan dan siap untuk dikirim.

“Mereka ini kelompok yang terorganisir, sindikat penyelundupan ganja dari Aceh,” ungkapnya.

BNNP Aceh juga telah memasukkan pelaku lainnya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yaitu Munir dan Tyo. Saat ini petugas sedang mengejar kedua pelaku tersebut. Sedangkan tujuh pelaku yang sudah ditangkap saat ini ditahan di BNNP Aceh untuk proses hukum lebih lanjut.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close