Ekonomi

Makarel Bercacing, Ribuan Pegawai Industri Pengalengan Ikan Dirumahkan

JAKARTA, SENAYANPOST.com — Ketua Asosiasi Pengalengan Ikan (APIKI) Ady Surya, menyebutkan, sedikitnya 26 pabrik pengalengan ikan harus menghentikan operasionalnya.

Penghentian produksi ini akibat penarikan produk, usai beredar informasi ditemukannya cacing pada produk ikan makarel kalengan.

Dampaknya, ribuan pegawai di industri ini dirumahkan hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan.

[ads]

“Penarikan produk secara otomatis berdampak pada penghentian produksi ikan kalengan,” kata Ady Surya, di Jakarta, Sabtu (31/3/2018).

Ia menambahkan, dari 40 pabrik yang berada di bawah asosiasinya, kini 26 pabrik sudah menyetop operasionalnya.

“Setelah pruduk ditarik, pabrik pun ditutup, meski kebanyakan memang (pabrik) produk ikan makarel yang tutup. Otomatis, kami rumahkan ribuan pekerja kami,” kata Ady.

Ia enggan merinci berapa total pegawai yang telah dirumahkan. Namun, ia menyebut, kapasitas pegawai di satu pabrik saja mencapai sekitar 500 hingga 5.000 pegawai.

Menurut Adi, pabrik-pabrik yang telah tutup saat ini kebanyakan berada di daerah Banyuwangi, Bali dan Jawa Tengah. Kerugian yang diakibatkan pun mencapai miliaran rupiah. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close