Opini

Main Game Dibayar? Cara Mudah Dapat Uang Tanpa Membayar Pajak

PEMAIN game profesional yang mata pencahariannya hanya semata dari bermain game? Hal ini menjadi sudah menjadi fenomena semenjak satu dekade terakhir. Keberadaan cabang olahraga baru ini dikuatkan dengan didirikannya World eSports Association (www.wesa.gg/) di tahun 2016.

Pemain game profesional sebenarnya sudah ada sejak zaman dahulu. Saat permainan catur sudah menjadi kebudayaan lokal di India dan China, banyak pemain professional yang mata pencahariannya semata dari bermain. Menang atau kalah menjadi awal perjalanan atau kandasnya karir mereka. Permainan sifatnya menghibur dan para penonton permainan tersebut diperkirakan mendapat kesenangan.

Zaman sekarang hal ini mulai merambah dan merangkul kemajuan teknologi. Titik tolaknya adalah permainan yang bisa dimainkan oleh banyak orang dalam waktu bersamaan dengan menggunakan Internet. Amerika Serikat mulai menyelenggarakan Nintendo World Championships (AS, 1990), Nintendo PowerFest ’94 (AS, 1994), Cyberathlete Professional League (AS, 1997), QuakeCon (AS, 1996), dan Kawasan Eropa Timur juga meluncurkan Professional Gamers League pada tahun 1997. Bagian dunia lain seperti Prancis juga mulai menyelenggarakan secara rutin Electronic Sports World Cup (2003) dan China juga menyelenggarakan World e-Sports Games (2004-2010).

Para pemain game profesional rutin mengikuti kejuaraan kejuaraan ini terutama karena hadiahnya bernilai fantastis dengan hadiah sampai 225 ribu dolar AS atau 3,2 milyar rupiah untuk kategori perseorangan dan 10,8 juta dolar AS atau 155 milyar rupiah untuk kategori kelompok.

Selain kejuaraan, sebagian para pemain game profesional mendapat penghasilan dari siaran streaming seperti Twitch.tv dan platform lainnya. Pemain game yang sudah pernah juara sering mendapat tawaran menjadi bintang iklan produk gaming.

Namun bagi anda yang ingin mencoba menjadi pemain game profesional sebaiknya meneliti lebih dalam dahulu sebelum memulai. Banyak kesulitan yang diraih dalam menjadi pemain game profesional. Beberapa hal dimulai dari hilangnya kehidupan sosial akibat latihan intensif yang diperlukan agar menjadi juara, belum lagi faktor lingkungan seperti orangtua atau teman yang tidak mendukung. Masalah kesehatan seperti carpal tunnel syndrome, tennis elbow, dan trigger finger yang membutuhkan operasi bedah korektif untuk pengobatannya. Dari sisi keuangan juga perlu dipikirkan masalah menunjang kegiatan operasional harian seperti perangkat keras dan biaya Internet.

Kesulitan di atas tidak menghindari mereka yang kreatif dalam mencari uang lewat game. Penjualan barang-barang dalam game atau virtual goods juga sudah beberapa tahun ini marak di dunia maya. Hal ini bahkan melingkupi penjualan akun game tersebut saat pemindahan virtual goods tidak bisa dilakukan dalam game. Transaksi ini banyak dilakukan di forum seperti Kaskus dan saat ini sudah mulai ada platform khusus penjualan hal-hal yang terkait dengan game seperti itemku.com yang menjual item-item seperti skin dan diamond Mobile Legends sampai chip Zynga Poker.

Selain transaksi langsung masih ada lagi hadiah-hadiah diamond/item dari penyedia jasa game yang mencari sumbangan game art dari para pemainnya. Diamond/item ini kemudian bisa dijual kembali melalui forum/platform khusus. Cara pembayaran seperti ini memungkinkan para pemain menghindari pajak sambil menikmati penghasilan yang cukup lumayan.

Bagi anda yang mulai tertarik mencari uang dari game lakukan segera. Pada pertengahan tahun lalu Rancangan Peraturan Menteri tentang layanan Over The Top yang bisa digunakan sebagai dasar melakukan pemotongan pajak sudah disosialisasikan. Sampai saat ini belum ada kabar kelanjutannya namun bisa dipastikan dalam beberapa tahun mendatang akan dikenai pajak. Kehidupan anda tentunya akan menyenangkan dengan bermain sambil mendapat uang dan tentunya bebas pajak!

*Penulis adalah Ketua Bidang IT PKPI.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close