Politik

Mahyudin Belum Terima SK Pengunduran Diri

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Wakil Ketua Dewan Pakar Golkar Mahyudin mengakui sampai hari ini dirinya belum menerima surat permintaan pengunduran diri dari Fraksi Partai Golkar. Ketua Fraksi Golkar DPR Melchias Mekeng rencananya akan mengirimkan surat itu untuk ditandatangani oleh Mahyudin.

Kenapa pengunduran diri, karena hanya dengan mengundurkan diri Mahyudin bisa diganti sebagai Wakil Ketua MPR RI oleh Titiek Soeharto. Sebagaimana sudah dirapat plenokan oleh DPP Golkar.

“Alasan pergantian tidak ada, sehingga yang paling aman adalah saya diminta mengundurkan diri. Kalau Golkar tetap mendesak saya, ya siap saja. Tapi, kecewa dengan kepemimpinan Golkar saat ini,” kata Mahyudin di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Sejauh itu dia bersikukuh tidak akan mundur dari Golkar, karena Golkar sebagai organisasi politik yang telah membesarkan diri dan keluarganya.

“Saya tidak akan mundur dari Golkar, tapi hanya tidak nyaleg DPR RI, melainkan nyaleg ke DPD RI agar lebih dekat dengan daerah. Jadi, sebaiknya saya dipecat saja akan lebih terhormat,” ujarnya.

Menurut Mahyudin Golkar kini sedang membentuk tim negosiasi untuk berdiskusi dengan dirinya terkait pergantian Wakil Ketua MPR itu. Namun, pihaknya belum bertemu dengan tim tersebut.

“Seharusnya Golkar berpikir pemenangan pilkada 2018 dan pemilu 2019. Bukan pergantian pimpinan MPR RI dimana saya sudah disumpah oleh Mahkamah Agung. Sehingga sudah terikat dengan sumpah itu,” katanya.

Sementara itu berdasarkan Pasal 17 Undang-undang No. 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3), Pimpinan MPR hanya bisa diganti jika meninggal dunia, mengundurkan diri, atau diberhentikan. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close