Politik

Mahfud Sebut Putusan Bawaslu Kacaukan Daftar Caleg

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengemukakan putusan Bawaslu yang meloloskan mantan napi korupsi daftar sebagai caleg telah mengacaukan daftar calon anggota legislatif di KPU.

“Dengan Bawaslu turut campur seperti itu keadaan jadi kacau. Yang dulu sudah taat enggak ajukan calon (yang eks koruptor), sekarang karena Bawaslu membolehkan mereka meminta dibuatkan daftar baru lagi kan,” katanya Jumat (7/9/2018).

Padahal, PKPU itu sesuatu yang sudah sah dan diundangkan sehingga bersifat mengingat.

Hanya saja kalau MA mencabut putusan itu maka persoalan akan berbeda. “Kecuali dicabut oleh MA, kan gitu,” ucapnya.

Mahfud berpendapat KPU sebaiknya mengabaikan keputusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tentang bacaleg eks koruptor.

Dia menambahkan, larangan caleg mantan napi koruptor sudah diundangkan oleh Kementrian Hukum dan HAM. Oleh karenya untuk mencabut aturan tersebut harus melalui keputusan Mahkamah Agung (MA).

“Menurut saya nih, yang keputusan Bawaslu itu harus diabaikan. Kita nunggu putusan MA soal Judicial Review karena PKPU itu sudah sah diundangkan,” ujar dia.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close