Nasional

Mahfud MD Sebut Lockdown Kurang Manusiawi dan Tak Efektif Cegah Corona

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan, Indonesia tidak akan melakukan lockdown dengan alasan kurang manusiawi dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 atau virus corona.

“Lockdown itu pun disamping agak kurang manusiawi, itu juga ternyata tidak efektif,” ujar Mahfud dalam konferensi video, Senin (23/3/2020).

Mahfud mencontohkan terkait kebijakan lockdown yang diterapkan Italia. Lockdown di Italia ternyata tak mampu menahan laju kematian warganya akibat virus corona. Per Sabtu (21/3/2020) waktu setempat, 793 jiwa meninggal dunia.

Adapun jumlah korban meninggal dunia karena virus corona di Italia mencapai 4.825 jiwa hingga Minggu (22/3/2020) pagi WIB. Angka itu melebihi yang terjadi di China, yakni 3.261 orang.

Menurut Mahfud, jumlah korban di Italia terus meroket karena faktor tidak disiplinnya masyarakat kendati pemerintah sudah menerapkan lockdown. Karena itu, tak mau bernasib sama, Indonesia pun menggunakan skema physical distancing.

Dia menjelaskan istilah physical distancing lebih mendorong supaya masyatakat menerapkan jarak fisik. Dengan skema tersebut, pemerintah berusaha agar masyarakat yang tidak memiliki urusan krusial dapat menghindari hubungan dengan masyarakat lain.

“Kalau sangat penting jaraknya diatur satu meter dan membersihkan diri, tangan, wajah, baju dan sebagainya,” katanya.

“Itu supaya dilakukan oleh masyarakat atas bimbingan pemerintah, physical distancing,” tegas dia.

Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melakukan penguncian wilayah atau lockdown untuk mengatasi penyebaran Covid-19 yang disebabkan virus corona.

Ia mengatakan, keputusan untuk tidak melakukan lockdown merupakan instruksi Presiden Joko Widodo.

“Saya tegaskan, pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi yang telah memberikan instruksi kepada Kepala Gugus Tugas, bahwa tidak akan ada lockdown,” kata Doni dalam keterangan yang disampaikan lewat sebuah video, Sabtu (21/3/2020).

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close