Mahfud Sebut KPK Era Firli Lebih Banyak Prestasi

Mahfud Sebut KPK Era Firli Lebih Banyak Prestasi

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Menko Polhukam, Mahfud MD menanggapi pihak yang masih membanding-bandingkan kerja penanganan korupsi KPK pada masa kepemimpinan Komjen Firli Bahuri dengan Agus Rahardjo dkk.  

Pasalnya, kepemimpinan Firli Bahuri di KPK dianggap sebagian pihak tidak lebih baik dari pimpinan KPK sebelumnya. 

Namun, menurut Mahfud, berdasarkan objektivitas terkait data penanganan kasus rasuah, KPK di bawah kepemimpinan Firli, prestasi KPK justru membaik. 

"KPK dianggap lemah lalu pemerintah lagi yang dituding gitu padahal kita sudah mengatakan KPK itu independen meskipun sebenarnya saudara kalau mau kita objektif tahun pertama KPK yang sekarang dibandingkan dengan tahun pertama KPK yang sebelumnya itu objektifnya jauh lebih banyak sekarang prestasinya," kata Mahfud, Senin (28/12/2020). 

Hal itu, kata Mahfud, karena pada masa awal kepemimpinan Agus Rahardjo Cs, KPK disebutnya justru tidak dapat berbuat banyak. 

"Kita ingat Agus Rahardjo menjadi Ketua KPK pertama bersama Saut dan sebagainya itu tahun pertama enggak bisa berbuat apa-apa," ujar Mahfud. 

Kondisi tanpa prestasi itu, kata dia, justru berbanding terbalik dengan KPK di bawah kepemimpinan Firli. Tercatat sejumlah kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah hingga menteri berhasil ditangani KPK.  

Catatan tersebut disebut Mahfud sebagai capaian yang terbilang apik ketimbang kepemimpinan pimpinan KPK sebelumnya. 

"Ini sekarang setahun sudah bisa berani menangkap menteri DPR DPD DPRD Bupati wali kota juga ditangkepin juga udah lebih banyak saat ini sebenarnya," beber dia dilansir kumparan. 

Kendati demikian, jika nantinya memang penanganan korupsi beberapa tahun mendatang justru terpantau memburuk, menurutnya hal itu jelas tak menjadi tanggung jawab pemerintah.  

Laiknya lembaga eksekutif lainnya, kata Mahfud, KPK jelas memiliki tanggung jawab sendiri atas bidang yang menjadi tanggungannya. 

"Tapi taruhlah itu dikira jelek, dibilang jelek itukan KPK sendiri kita sudah mengatakan KPK itu adalah lembaga di dalam rumpun eksekutif tetapi bukan bagian dari lembaga eksekutif seperti KPU juga, Komnas HAM itukan rumpunnya eksekutif tapi bukan bagian apalagi bawahan eksekutif," kata Mahfud.